PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Musyawarah Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalbar sedang berlangsung pada 20-21 Januari 2023.
Sejumlah agenda penting akan dibahas dalam musyawarah keenam tersebut.
Satu di antaranya pemilihan Ketua DAD Kalbar.
Ketua DAD Kalbar saat ini Ir Jakius Sinyor beserta pengurus, sudah habis masa jabatannya.
Yohanes Supriyadi, Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, mengatakan bahwa DAD adalah lembaga masyarakat Dayak yang telah berdiri dan dikelola sejak lama oleh masyarakat Dayak di Kalbar dan kini terbentuk di semua daerah di pulau Kalimantan.
"Kami berharap, DAD terutama DAD Kalbar betul-betul hadir di tengah masyarakat Dayak,” katanya.
Pegiat literasi dan budaya ini mengatakan, ia berharap DAD Kalbar dan semua tingkatan DAD bersama elemen masyarakat Dayak lainnya selalu bersinergi membangun daerah.
“Terutama dimana orang Dayak hidup, mereka yang miskin dan tertinggal," ujarnya.
Pria yang pernah jadi aktivis mahasiswa 1998 ini menegaskan, ke depan DAD juga merangkul kaum muda Dayak dalam struktur kepengurusannya.
"Kaum muda yang potensial dirangkul, dan diajak bersama membangun DAD" ujar Ketua Panitia Gawai Dayak 2023 di Pontianak, Kalbar tersebut.
Saat ditanya soal apakah dirinya akan ikut bertarung sebagai salah satu kandidat dari kalangan muda untuk menjadi Ketua DAD, Yohanes Supriyadi menjabat diplomatis.
“Kita lihat perkembangan dan dinamika yang berkembang saja,” ujar nya.
Namun Yohanes Supriyadi tak menampik sejumlah dukungan disampaikan kepada diirnya untuk ikut dalam pemilihan Ketua DAD Kalbar.
Sejumlah suara serta harapan muncul dari kalangan akar rumput serta sejumlah pengurus DAD, terutama secara perorangan.
"Yang lebih utama proses pemilihan Ketua DAD dan agenda-agenda penguatan kapasitas pengurus dan selanjutnya komitmen terhadap masyarakat Dayak bisa berjalan dan sukses dilaksanakan. Menjadi pengurus atau pun Ketua hanya satu di antara bentuk pengabdian kepada Lembaga, kepada masyarakat Dayak,” kata Yohanes Supriyadi.