kalbar-kita

Rosan Roeslani Yakin Mampu Jalankan Tugas sebagai Menteri Investasi dan CEO Danantara, Ini Katanya 'Kita Berjalan Beriringan'

Jumat, 28 Februari 2025 | 07:49 WIB
Rosan Roeslan (tengah) saat konferensi pers usai peresmian Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 24 Februari 2025. (Instagram @rosanroeslani)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Daya Aganata Nusantara atau yang dikenal publik dengan nama Danantara.

Peresmian dilakukan di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada Senin, 24 Februari 2025.

Baca Juga: 4 Respons Menohok Vloger Otomotif Fitra Eri soal Skandal Dugaan Pertamax Oplosan, Mana Fakta yang Benar?

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengumumkan jajaran pemimpin Danantara, yaitu:

  • Chief Executive Officer (CEO): Rosan P. Roeslani
  • Chief Operating Officer (COO): Dony Oskaria
  • Chief Investment Officer (CIO): Pandu Sjahrir
  • Ketua Dewan Pengawas: Erick Thohir
  • Wakil Ketua Dewan Pengawas: Muliaman Hadad

Baca Juga: 4 Kontroversi Live Action Snow White Disney, Ucapan Rachel Zegler Tuai Kritik

Rosan Roeslani: Tidak Masalah Rangkap Jabatan

Sebagai CEO Danantara, Rosan juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Saat ditanya mengenai rangkap jabatan tersebut dalam acara peluncuran, Rosan menegaskan bahwa kedua peran yang diembannya tetap berkesinambungan.

“Chief Operating Officer-nya Pak Dony Oskaria, Chief Investment Officer-nya yang bertanggung jawab atas investasi adalah Pak Pandu, ini sesuai bidang masing-masing. Saya adalah Group CEO-nya,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Istana Negara pada Senin, 24 Februari 2025.

Menurutnya, sinergi antara Danantara dan Kementerian Investasi akan menciptakan peluang besar bagi perkembangan sektor investasi di Indonesia.

“Sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi, saya melihat bahwa bidang Danantara justru sebagian besar terkait dengan investasi. Ini akan menjadi sinergi yang sangat baik ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pertamina Patra Niaga Bisa Seret Ahok, Mantan Gubernur Jakarta Itu Berpeluang Dipanggil, Ini Perannya

Rosan juga menyebut bahwa konsep ini bukan hal baru di dunia internasional.

“Di beberapa negara, seperti Uni Emirat Arab, Menteri Investasi mereka juga menjabat sebagai kepala sovereign wealth fund. Jadi, ini adalah sebuah terobosan yang baru bagi Indonesia,” tambahnya.

“Tentu tidak masalah. Kita berjalan beriringan,” tegas Rosan.

Halaman:

Tags

Terkini