kalbar-kita

Digital Marketing Solusi Inovatif untuk Membantu Pemasaran hasil Panen Masyarakat Tani dan Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Tani

Steve Vantax
Senin, 18 November 2024 | 16:55 WIB
Kornelius, mahasiswa Magister Agribisnis. (Dok. Pontianak Globe)

Sejak 30 April 2024, Gapoktan Nekat Maju yang terdiri dari 50 petani memiliki luasan lahan tanaman padi sekitar 500 hektar.

Hasil panen dari Gapoktan tersebut akan diolah, dikemas, dan dipasarkan ke seluruh wilayah Kalimantan Barat, menandakan langkah konkrit dalam mendukung ketahanan pangan regional.

Dalam konteks ketidakstabilan harga pangan yang seringkali terjadi, terutama di wilayah pedesaan, program ini diluncurkan dengan tujuan untuk merampingkan rantai pasok produk pangan melalui solusi digital.

Gapoktan Nekat Maju melakukan inovasi yang mencakup pembibitan, penanaman, hingga pengemasan dan pemasaran hasil panen melalui platform Topindoku.

Kolaborasi ini tidak hanya mengatasi permasalahan distribusi pangan, tetapi juga memperkenalkan teknologi baru dalam digital farming yang memungkinkan petani terhubung langsung dengan pasar.

Dengan demikian, petani tidak lagi bergantung pada tengkulak yang sering mengambil keuntungan berlebih dari hasil panen mereka.

Menurut Muhammad Rokib, Ketua Gapoktan Nekat Maju Gapoktan Nekat Maju Desa Paniraman, Sungai Pinyuh, kerjasama dengan PT Topindo Niaga Nusantara yang difasilitasi oleh Bank Indonesia, sangat bermanfaat bagi petani.

Salah satu yang dirasakannya hasil produksi padi mereka bisa langsung diakses atau dibeli oleh pembeli karena promosi dan pemasaran yang dilakukan oleh PT Topindo Niaga Nusantara.

Selain itu pembeli yang tahu keberadaan Gapoktan Nekat Maju, kemudian juga memesan hasil panen berupa beras.

Gapoktan juga mendapatkan keuntungan karena hasil produksi mereka sebagian dibeli langsung oleh Topindo dan kemudian dipasarkan secara luas.

Saat ini Aplikasi Topindoku telah diunduh lebih dari 1 juta kali di Play Store, menunjukkan tingginya minat dan kepercayaan masyarakat.

Topindoku juga memiliki lebih dari 1 juta mitra di seluruh Indonesia, memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok negeri.

Sehingga, calon konsumen yang akan membeli produk Gapoktan bisa lebih mudah.

Saat ini Topindoku juga memiliki lebih dari 24 gerai di kota-kota besar, memberikan kemudahan akses bagi mitra dan pengguna untuk melakukan transaksi dan top-up.

Topindoku bisa membantu petani memasarkan hasil panen secara digital, sehingga mereka mendapatkan harga yang lebih baik di pasar.

Halaman:

Terkini