PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Sebuah insiden tragis terjadi di kegiatan Perkemahan Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) se-Kalimantan Barat yang berlangsung di Desa Wisata, Taman Agrowisata Rekadena, Jalan Jeruju Darat, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.
Pada Rabu pagi, 18 September 2024, seorang relawan dari Korps Sukarela (KSR) Untan Pontianak, seorang mahasiswa asal Sekadau, meninggal dunia setelah tertimpa pohon selama perkemahan.
Baca Juga: Protes di Gedung DPRD Aliansi Perlawanan Darurat Minta Penundaan Raperda RTRW Kalbar
Dua relawan lainnya mengalami cedera, dengan satu mengalami luka memar dan yang lainnya mengalami cedera lengan.
Ketiga korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Kota Pontianak untuk mendapatkan perawatan medis.
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 04.30 WIB di area perkemahan.
Pada saat itu, angin kencang dan hujan deras terjadi setelah azan Subuh.
Pohon yang tumbang menimpa tenda nomor 6, yang di dalamnya terdapat 10 relawan pria.
Dari sepuluh orang tersebut, tujuh dalam kondisi baik, dua mengalami luka, dan satu orang meninggal dunia.
Baca Juga: Jelang Pilgub 2024 Kalbar, Masyarakat Diingatkan Lebih Cerdas Memilih Pemimpin yang Berintegritas
Korban yang mengalami luka memar adalah Elisus dari Kabupaten Kayong Utara.
Sedangkan korban dengan cedera lengan adalah Nasruhin Asy Ari dari Unit Untan.
Korban yang meninggal dunia adalah Edy Septiadi, utusan dari Kota Pontianak perwakilan KSR Unit Untan asal Kabupaten Sekadau.
Peserta perkemahan yang selamat telah dipindahkan ke Aula Depan sementara waktu, dan perkemahan telah dikosongkan.
Korban yang meninggal telah dibawa ke RSUD Soedarso Provinsi Kalbar, sedangkan yang terluka mendapatkan perawatan di RS Kota Pontianak.