Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Herry Purwoko, mengkonfirmasi adanya tiga korban dalam peristiwa tersebut.
Dua korban yang terluka telah dirawat di RS Kota Pontianak, sementara korban yang meninggal dunia berada di RSUD Soedarso.
Kepala Markas PMI Kalbar, Budiman Very, menyatakan bahwa kejadian ini adalah faktor alam yang tidak dapat diprediksi.
Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan perkemahan telah dibatalkan sesuai arahan Pj Gubernur Kalbar.
Semua peserta yang selamat akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing. ***
Artikel Terkait
Insiden MTsN 19 Jakarta Viral ! Sejumlah Anak Tertimpa Tembok Dinding Gedung MTSn 19 Jakarta Selatan
Paus Fransiskus Sangat Sedih atas Bencana Banjir Besar di Libya
Paus Fransiskus Harap Ada Solidaritas untuk Libya yang Terkena Bencana Banjir
Insiden Anjloknya Kereta Argowilis-Argo Semeru di Kalimenur, Kulon Progo Yogyakarta
Diduga, 2 Korban Tewas dalam Insiden Jatuhnya Pesawat di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan
Wakapolres Bengkayang Minta Masyarakat Bumi Sebalo Waspada Terhadap Bencana Banjir