kalbar-kita

Yesa Bocah 7 Tahun yang Ditemukan Meninggal di Sandai Ketapang Pernah Dicubit Pakai Tang

Selasa, 5 Desember 2023 | 11:30 WIB
Foto diduga Yesa semasa hidup. (Instagram @brigitamina)

Meskipun keluarga baru menyadari kepergiannya sekitar pukul 21.00 waktu setempat, orang tua asuh menyatakan bahwa Yesa masih hidup ketika ditemukan dan kemudian meninggal di rumah sakit.

Baca Juga: Israel Perintahkan Evakuasi di Kota Terbesar Kedua di Gaza

Kematian Yesa telah menciptakan keprihatinan dan kontroversi di masyarakat, dan dugaan adanya penganiayaan semakin diperkuat oleh video yang beredar di media sosial.

Jenazah Yesa telah dimakamkan pada Jumat, 24 November 2023. Namun, ini bukan kali pertama Yesa mengalami penyiksaan.

Baca Juga: Pasukan Darat Israel Teruskan Serangan ke Bagian Selatan Jalur Gaza

Sebelumnya, Yesa pernah disiksa, dijemur, dipukul, ditendang, dan bahkan disiram air panas oleh orang tua angkatnya.

Kasus ini menarik perhatian luas masyarakat, termasuk ribuan warga Sandai, Ketapang, yang menyelenggarakan aksi solidaritas dengan menyalakan seribu lilin untuk mengenang Yesa.

Baca Juga: Dari Misa Pontifikal Uskup Banjarmasin. Mgr Victorius Dwiardy: Panggilan Menuju Kesucian dan Keselamatan

Berbagai pihak, termasuk Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian, telah berjanji untuk menyelidiki lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Yesa.

Proses penyelidikan ini akan dilakukan secara profesional dan ilmiah untuk menegakkan keadilan di balik tragedi kematian yang menyentuh hati banyak orang. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB