PONTIANAKGLOBE.COM, GAZA -- Pada Senin, 4 Desember 2023, Israel mendesak penduduk sebagian dari kota terbesar kedua di Jalur Gaza, Khan Younis, untuk mengungsi sementara pasukan Israel terlibat dalam pertempuran darat dan serangan udara melawan militan Hamas.
Militer Israel memberikan peringatan kepada warga di permukiman di sisi timur laut Khan Younis untuk meninggalkan wilayah tersebut demi keamanan mereka sendiri, dengan mengarahkan mereka ke daerah-daerah yang lebih jauh di selatan.
Khan Younis terletak di bagian selatan Gaza, di mana banyak warga sipil telah mengungsi sementara Israel fokus pada operasi militer di bagian utara wilayah tersebut.
Meskipun Israel memberikan peringatan kepada warga untuk meninggalkan daerah yang menjadi target serangan, PBB menyampaikan kritik terkait kondisi di Gaza yang sulit, termasuk listrik yang tidak stabil dan akses internet yang terbatas, membuat masyarakat kesulitan mendapatkan informasi.
PBB juga memperingatkan tentang situasi kemanusiaan di Gaza, di mana sekitar 80% populasi diperkirakan mengungsi dari rumah mereka, tinggal di tempat-tempat penampungan yang padat.
Selain dari ekspansi operasi militer Israel, ada keprihatinan mengenai dampak pertempuran intens di Gaza Selatan terhadap aliran bantuan kemanusiaan, terutama yang datang melalui perbatasan selatan dengan Mesir.
Militer Israel melaporkan telah menyerang 200 target Hamas pada malam sebelumnya, termasuk menghancurkan tempat-tempat operasi militan yang diduga berada di dalam sekolah-sekolah di Gaza Utara.
Baca Juga: Profil Letjen TNI Doni Monardo yang Wafat: Pengabdian Seorang Prajurit dan Pemimpin
Israel menuduh Hamas menggunakan rumah sakit dan daerah sipil sebagai tempat perlindungan, bahkan menyebut bahwa mereka menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia.
Hamas membantah tuduhan tersebut.
Baca Juga: Prank Suara Desahan Manja Meramaikan Drawing Euro 2024, Orang Ini Mengaku Bertanggunjawab
Sejak runtuhnya gencatan senjata sepekan Israel-Hamas pada Jumat pagi, sedikitnya 300 warga Palestina tewas, meningkatkan jumlah korban di Gaza sejak serangan Hamas pada Oktober lalu.
Lebih dari 15.200 orang tewas dan lebih dari 40 ribu lainnya cedera, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikelola oleh Hamas. Kementerian itu menyatakan bahwa 70% dari korban adalah perempuan dan anak-anak.
Artikel Terkait
Perang Israel-Hamas Sedang Berlangsung: Serangan Israel membuat 700.000 Anak di Gaza Kehilangan Tempat Tinggal
IDF Menawarkan Inkubator, Respirator, dan Bantuan Lainnya ke Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza
Rumah Sakit Baptis Al-Ahli Satu-satunya yang Beroperasi di Gaza, Menangani 500 Korban Konflik Israel-Hamas
Robot Canggih Israel Lumpuhkan Terowongan Gaza dalam Konflik dengan Hamas
Viralnya Surat Osama bin Laden di Tengah Serangan Israel ke Gaza
Wapres Amerika Serikat Kamala Harris Mendorong Israel untuk Melindungi Warga Sipil di Gaza
Pasukan Darat Israel Teruskan Serangan ke Bagian Selatan Jalur Gaza