PONTIANAKGLOBE.COM, JALUR GAZA -- UNICEF mengatakan 700.000 anak di Gaza “terpaksa meninggalkan segalanya” di tengah pemboman Israel yang tiada henti.
Baca Juga: Bella Hadid Dikabarkan Dipecat Dior, Benarkan karena Bella Hadid Sering Dukung Palestina
Lebih dari 30 orang tewas di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara setelah serangan Israel menghantam sedikitnya 12 rumah di distrik Nadi Khadamat.
Baca Juga: Delegasi Indonesia Mengirimkan Bantuan 26,5 Ton ke Palestina
Badan PBB untuk Pengungsi Palestina mengatakan operasi akan “ terhenti ” jika tidak ada bahan bakar yang diizinkan masuk ke wilayah kantong Palestina yang terkepung pada hari Rabu.
Baca Juga: Soal Palestina, Ganjar : Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian
Semua rumah sakit di Gaza utara terpaksa ditutup karena pasukan Israel terus menyerang fasilitas medis.
Baca Juga: PSSI Mengenakan Sanksi kepada Persiraja Banda Aceh karena Pengibaran Bendera Palestina oleh Penonton
Lebih dari 11.200 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober.
Baca Juga: Menhan Akan Kirim Kapal Rumah Sakit ke Palestina, Lewat Jalur Wilayah Mesir
Di Israel, jumlah korban tewas resmi akibat serangan Hamas mencapai lebih dari 1.200 orang. ***
Artikel Terkait
Dubes Palestina Temui Jokowi, Apresiasi Dukungan Tak Henti Indonesia
Hadapi Argentina dan Palestina, Ini ke-26 Timnas Senior Indonesia
Erick Thohir Ungkap 10 Persen Hasil Penjualan Tiket FIFA Match Day Disumbangkan untuk Perjuangan Palestina
Fans Garuda Tetap Antusias Saksikan Laga Timnas Indonesia vs Argentina dan Palestina, Ternyata Ini Sebabnya
Prediksi Indonesia vs Palestina Hari Rabu 14 Juni 2023, Susunan Pemain dan Ini Alasan Palestina Akan Ngotot
Imam Paroki Gaza Menceritakan Dua Panggilan Telepon dari Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Telepon Langsung Umat Katolik di Paroki Gaza, Begini Jeritan Hati Biarawati
2 Negara Mayoritas Muslim yang Memasok Minyak ke Israel Selama Konflik di Jalur Gaza