Yesa Bocah 7 Tahun yang Ditemukan Meninggal di Sandai Ketapang Pernah Dicubit Pakai Tang

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 5 Desember 2023 | 11:30 WIB
Foto diduga Yesa semasa hidup. (Instagram @brigitamina)
Foto diduga Yesa semasa hidup. (Instagram @brigitamina)

PONTIANAKGLOBE.COM, KETAPANG -- Rincian penyiksaan terhadap Yesa, anak perempuan berusia 7 tahun asal Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalbar, mulai terungkap setelah insiden tragis yang menyebabkan kematiannya pada Kamis, 23 November 2023.

Salah satu bentuk penyiksaan yang terungkap adalah Yesa pernah dicubit menggunakan tang.

Baca Juga: 5 Kedai Kopi di Pontianak yang Harus Dikunjungi

"Kekerasan yang dilakukan tersangka menggunakan tangan dengan dipukul, ditampar, dicubit. Lalu gunakan tang, gunakan tali, dijemur, disikat di bagian luka. Karena dianggap dicubit gunakan tangan sudah tidak mempan, dicubit gunakan tang," jelas Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian, saat melakukan konferensi pers pada Senin, 4 Desember 2023.

Tommy Ferdian menyampaikan bahwa Yesa sering kali mendapatkan hukuman fisik karena melanggar aturan yang diberlakukan padanya.

Baca Juga: Kumpulan Warung Kopi Legendaris di Pontianak

Beberapa pelanggaran yang menyebabkan hukuman tersebut antara lain mengambil makanan tanpa izin, minum dari gelas orang lain, dan menerima permen dari teman.

Kedua orang tua asuh Yesa, YLT dan SST, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan berada dalam tahanan di Polres Ketapang.

Kisah Kelam Kematian Yesa di Tangan Orang Tua Angkatnya

Kisah kelam melanda Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan meninggalnya Yesa (7) pada Kamis, 23 November 2023.

Yesa, yang diadopsi oleh Yulianto dan Susiyanti sejak usia 5 tahun, menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan kuat bahwa ia menjadi korban penyiksaan yang mengakibatkan kematian oleh orang tua angkatnya.

Baca Juga: 3 Warkop di Pontianak yang Siap Menyambut Mahasiswa 24 Jam

Video anonim yang viral menunjukkan Yesa menangis, merengek, dan berteriak saat dihukum oleh dua orang dewasa yang diduga asisten rumah tangga (ART) dan ibu asuhnya.

Narasumber anonim yang mengirimkan video tersebut menyatakan bahwa Yesa ditemukan tidak sadarkan diri di belakang rumahnya saat air pasang.

Kejadian ini terjadi ketika Yesa sedang dihukum di belakang rumah, sementara orang tua dan anak kandungnya tertidur di dalam rumah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X