PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Aliansi Perempuan Kalimantan untuk Perdamaian dan Keadilan Gender (AlPeKaJe) menggelar seminar interaktif secara hybrid, Kamis, 19 Juni 2025 di Aula Poltek Tonggak Equator, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Seminar ini mengusung tema “Keadilan Iklim dan Sosial dalam Perspektif Orang Muda”.
Baca Juga: Al Ghazali Menikah Megah, Ahmad Dhani: Kalau El Rumi Nggak Mau Ribet, Ya Syukur!
Sekitar 70 orang muda berpartisipasi dalam seminar ini, baik secara daring maupun luring.
Ketua AlPeKaJe, Norberta Yati Lantok, mengatakan, melalui seminar ini kaum muda diajak untuk menggali perspektif dan pengalaman mereka dalam memimpin gerakan perubahan di tingkat lokal hingga nasional.
Juga mendorong aksi nyata yang tak sebatas wacana, melalui tindakan sehari-hari yang peduli lingkungan.
“Kaum muda dimotivasi untuk membangun jejaring antar komunitas muda yang peduli terhadap isu iklim dan sosial, sehingga gerakan ini berkelanjutan demi kebaikan hidup bersama di bumi ini,” ujar Norberta Yati.
Baca Juga: Disambut Upacara Militer, Prabowo Tiba di Rusia untuk Bertemu Vladimir Putin
Rektor Poltek Tonggak Equator, Anastasia, dalam sambutannya, mengatakan, kaum muda memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk melakukan perubahan.
Sebab ke depannya, kaum mudalah yang akan menjadi “pemimpin” terhadap gerakan ini.
Kepala Bidang Penanganan Sampah Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) dan Pengendalian Pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Provinsi Kalimantan Barat, Lasmi Yulistiana, mengingatkan, generasi muda harus mampu menjamin keberlangsungan hidup dan peduli terhadap perubahan iklim.
“Tindakan sederhana namun berdampak besar, seperti menanam pohon, menjaga kebersihan lingkungan dan kampanye di media sosial,” kata Lasmi Yulistiana.
Baca Juga: Update Konflik Iran-Israel: Putin Tawarkan Mediasi, Trump Tolak Mentah-Mentah
AlPeKaJe menghadirkan dua narasumber yang memiliki kekhasan dalam aktivitasnya.
Narasumber pertama adalah Kynan Tegar, seorang film maker muda berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu, namun kiprahnya sudah mendunia.
Artikel Terkait
AlPeKaJe Dorong Inklusifitas: Beri Tempat bagi Kelompok Rentan di Masyarakat
Merapi Jadi Saksi, Sultan HB X dan Pemuda Lintas Agama Wujudkan Kepedulian Lingkungan
Eiger Adventure Land Disegel, Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Sorotan Perizinan, Ternyata Dibangun Era Bupati Ade Yasin dan Diresmikan Sandiaga Uno
Gubernur Papua Barat Daya Bantah Kerusakan Lingkungan di Pulau Gag Tegaskan Itu Hoaks
KLHK Beberkan Hasil Pengawasan Tambang PT GAG Nikel di Raja Ampat, Begini Kata Menteri Lingkungan Hidup
Pencemaran di Raja Ampat, KLHK Temukan Tambang Tanpa Dokumen Lingkungan, Catat Ini Nama Perusahannya