PONTIANAKGLOBE.COM, KUBU RAYA -- Warga Desa Retok, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tengah menghadapi krisis air bersih menyusul pencemaran sungai yang diduga akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Air sungai yang selama ini menjadi sumber kebutuhan sehari-hari berubah keruh, berminyak, dan berbau menyengat.
Baca Juga: Geger Ditemukan Jenazah Balita di Teras Masjid Singkawang, Polisi Duga Korban Pembunuhan
Merespons kondisi ini, Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama jajaran Forkopimda turun langsung ke lokasi pada Jumat, 13 Juni 2025.
Mereka meninjau kondisi sungai serta berdialog dengan warga terdampak.
“Kami prihatin dengan situasi ini. Untuk langkah cepat, pemerintah daerah akan menyediakan sumur bor bagi warga terdampak,” ujar Sujiwo.
Ia menegaskan, pihaknya juga telah meminta dinas teknis untuk segera melakukan uji laboratorium terhadap kualitas air sungai.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Dandim 1207/Pontianak Letkol Inf Robbi Firdaus, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, dan sejumlah pejabat lainnya.
Letkol Robbi menegaskan komitmen TNI untuk mendukung upaya pemerintah dalam memberantas praktik PETI yang merusak lingkungan.
“Kami siap membantu penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal yang membahayakan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Senada, Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika menyebut pihaknya telah memulai penyelidikan.
Dugaan sementara, limbah berasal dari daerah perbatasan Kabupaten Landak.
“Koordinasi lintas wilayah sedang kami lakukan. Pelaku akan kami tindak tegas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Retok, Sahidin SH, mengatakan warganya sudah lebih dari seminggu kesulitan air bersih.
Artikel Terkait
Detik-detik Bocah 6 Tahun Diterkam Buaya di Sungai Simpang Aur Kubu Raya, Sang Ayah Berusaha Mengejar
Bupati Kubu Raya Sujiwo Pilih Hadiri Retret Akmil Magelang, Siap Terima Jika Disanksi PDI-P
Truk Kontainer Hantam Tiang Reklame di Kubu Raya, Billboard Roboh Menimpa Kabin, Begini Kondisi Sopir
Kebakaran Hebat di Kubu Raya, Rumah Ludes Sehari Sebelum Lebaran, Bupati Sujiwo Turun Langsung Beri Bantuan
Tragis! Guru di Kubu Raya Dibunuh Tetangga yang Kerap Diberinya Makanan
Remaja Disabilitas Diduga Bunuh Guru di Kubu Raya, Ayah Korban Bersedih, 'Anak Saya Berjuang Sendirian…'