Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan dengan intensitas bervariasi diperkirakan masih akan terjadi pada 21–23 Januari 2025, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
Baca Juga: Menteri Satryo Bantah Tuduhan Tampar ASN, Istana Serukan Dialog Damai
Daniel mengimbau warga untuk mengenali lingkungan sekitar, terutama titik-titik kumpul yang aman saat banjir melanda.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengamankan dokumen keluarga di tempat yang lebih tinggi.
"Kepada kepala desa dan lurah, kami meminta untuk segera berkoordinasi dengan camat dan BPBD setempat bila wilayahnya terdampak banjir. Jika ada pengungsian atau evakuasi, prioritaskan kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, dan orang sakit," tegas Daniel.
Terkait curah hujan yang masih tinggi, BPBD Kalimantan Barat terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan kepada wilayah terdampak.
Daniel berharap warga tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat. ***
Artikel Terkait
65 Rumah Warga Terendam Banjir di Kelurahan Terusan Mempawah, Lurah Imbau Warga Waspada
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus Tinjau Banjir di Ambawang, Soroti Penyempitan Sungai dan Tawarkan Solusi. Begini Kata Tokoh Pemuda Herkulanus Agus
Potensi Hujan dan Banjir di Kalimantan Barat Menjelang Akhir Tahun 2024, Liburan Natal dan Tahun Baru Kamu Bisa Terganggu
Setelah Turun Salju Pertama Kali, Kini Arab Saudi Dilanda Banjir Bandang, Begini Kondisinya Terkini
Banjir Genangi Kabupaten Sambas, Ribuan Rumah Terendam, Tanpa Korban Jiwa
Banjir Bandang di Jawa Tengah: 23 Desa Terendam, 7 Desa Grobogan Terisolasi