Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Sambas, Singkawang, dan Landak, Satu Anak Tenggelam

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 23 Januari 2025 | 06:10 WIB
Jembatan penghubung Desa Siaga dan Desa Nekingnap, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalbar yang roboh.  (BPBD Bengkayang)
Jembatan penghubung Desa Siaga dan Desa Nekingnap, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalbar yang roboh. (BPBD Bengkayang)

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan dengan intensitas bervariasi diperkirakan masih akan terjadi pada 21–23 Januari 2025, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: Menteri Satryo Bantah Tuduhan Tampar ASN, Istana Serukan Dialog Damai

Daniel mengimbau warga untuk mengenali lingkungan sekitar, terutama titik-titik kumpul yang aman saat banjir melanda.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengamankan dokumen keluarga di tempat yang lebih tinggi.

"Kepada kepala desa dan lurah, kami meminta untuk segera berkoordinasi dengan camat dan BPBD setempat bila wilayahnya terdampak banjir. Jika ada pengungsian atau evakuasi, prioritaskan kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, dan orang sakit," tegas Daniel.

Terkait curah hujan yang masih tinggi, BPBD Kalimantan Barat terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan kepada wilayah terdampak.

Daniel berharap warga tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BPBD Kalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X