PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan untuk penanganan darurat bencana banjir di Kabupaten Sanggau, tepatnya di daerah Sosok.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Nadhira Seha Nur, kepada Pemerintah Provinsi Kalbar di Kantor BPBD Provinsi Kalbar, Rabu, 23 Oktober 2025.
Baca Juga: Solidaritas Tinggi! Kapolsek dan Camat Menyuke Bantu Warga Terjebak Banjir di Pasar Darit
Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan darurat seperti 300 paket sembako, 300 paket makanan siap saji, 300 paket peralatan kebersihan, 300 lembar selimut, 300 kasur lipat, 100 unit velbed, 20 pelampung, 1 unit perahu karet lengkap dengan mesin, 1 unit perahu fiber dengan mesin, serta 2 set tenda pengungsi dan 50 set tenda keluarga.
Selain itu, BNPB juga mengalokasikan Rp200 juta untuk operasional.
Baca Juga: Banjir Landak Rendam 37 Desa, Ribuan Warga Kalbar Mengungsi! Begini Nasib Warga
Nadhira menyampaikan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan BNPB, terutama dalam pelaporan kondisi bencana melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).
“Yang terpenting, daerah selalu melaporkan kejadian bencana ke BNPB. Dari situ, kita membentuk tim dan turun ke lapangan dengan bantuan baik dalam bentuk dana maupun logistik dan peralatan,” ujar Nadhira setelah penyerahan bantuan.
Baca Juga: Waspada Banjir dan Longsor Susulan di Landak, BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan!
Untuk penanganan pasca banjir, BNPB akan terus memantau perkembangan situasi. Jika banjir belum surut, akan ada tindakan khusus.
Namun, jika kondisi sudah membaik, perhatian akan diberikan pada para pengungsi yang membutuhkan bantuan logistik, terutama bagi mereka yang mengungsi di tempat kerabat.
Nadhira juga mengingatkan pemerintah daerah untuk berkomitmen dalam pemeliharaan dan operasional peralatan yang telah diberikan, agar tetap siap digunakan ketika bencana terjadi di kemudian hari.
Banjir di Kabupaten Sanggau, terutama di daerah Sosok, telah berlangsung sejak 16 Oktober 2024 dan hingga kini masih belum surut. ***
Artikel Terkait
Rm Fadjar Tedjo Soekarno Pr Sebut Gara-gara Udeng Banyuwangi Banjir Selfie, Ternyata Gini Maksudnya
Kapolres Sanggau Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir di Tayan Hulu
Intensitas Hujan Tinggi, Satu Desa di Ketapang Terendam Banjir
Banjir Besar di Desa Sosok Sanggau, Sebabkan Akses Transportasi ke 5 Kabupaten di Kalbar Terputus
Banjir Setinggi Satu Meter di Desa Sosok, Sanggau, Warga Terkepung Air
Banjir Menerjang Desa Lintang Batang di Sungai Ambawang, Antrean Kendaraan Capai 5 Kilometer