investify

Bitcoin Siap Cetak Rekor Baru, Tapi Hati-Hati Koreksi Tajam di Awal 2026!

Kamis, 13 November 2025 | 14:32 WIB
Ilustrasi Bitcoin. Diprediksi harga Bitcoin akan naik cukup signifikan. (Pexels @Worldspectrum)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pasar kripto kembali menunjukkan performa mengesankan.

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) melesat tajam dan membuka peluang mencetak rekor tertinggi baru dalam waktu dua hingga enam bulan ke depan, menurut sejumlah analis.

Baca Juga: Aturan Baru Kripto Australia Wajibkan Lisensi, Bank Tak Bisa Sembarangan Tutup Rekening

Data dari CoinMarketCap, Sabtu (8/11/2025) pukul 07.15 WIB, mencatat kapitalisasi pasar kripto global naik 3,09% menjadi US$ 3,48 triliun.

Bitcoin sebagai aset kripto dengan nilai kapitalisasi terbesar, menguat 1,88% ke level US$ 103.198 per koin atau sekitar Rp 1,72 miliar (kurs Rp 16.685).

Penguatan serupa juga terjadi pada sejumlah altcoin utama: Ethereum (ETH) naik 3,34% ke US$ 3.426, Binance Coin (BNB) melonjak 4,22% ke US$ 991, Solana (SOL) naik 3,58% ke US$ 161, sementara Dogecoin (DOGE) dan XRP masing-masing terbang 10,4% dan 4,57%, menandakan optimisme pasar yang kembali meningkat.

Sebelumnya, Bitcoin sempat menembus rekor tertinggi di US$ 126.200 pada 6 Oktober 2025, sebelum terkoreksi sekitar 20% dan bertahan di bawah US$ 100.000.

Namun, koreksi ini justru dianggap wajar oleh para analis.

Ekonom jaringan Timothy Peterson menyebut, pola tersebut masih sesuai dengan sejarah pergerakan harga Bitcoin.

Baca Juga: Gen Z Cuan, tapi Mayoritas Warga Australia Masih Tak Yakin pada Kripto

“Ini adalah koreksi ketiga sebesar 20% sejak 2024. Biasanya butuh waktu dua hingga enam bulan sebelum harga kembali menembus rekor baru,” jelas Peterson dikutip dari CoinTelegraph.

Ia juga menyebut hasil simulasi berbasis kecerdasan buatan (AI) menunjukkan peluang Bitcoin mencapai US$ 140.000 di akhir tahun sekitar 20%, dengan kemungkinan bertahan di atas US$ 108.000 mencapai 50%.

Optimisme Baru dari Analis Pasar

Kepala Riset Galaxy, Alex Thorn, merevisi proyeksi harga Bitcoin di akhir tahun menjadi US$ 120.000 dari sebelumnya US$ 185.000.

Menurutnya, pasar kripto kini jauh lebih matang berkat meningkatnya partisipasi institusional dan arus dana pasif yang menekan volatilitas.

Halaman:

Tags

Terkini