investify

Pasar Saham RI Diprediksi Bangkit Semester II 2025, Ini Sektor Unggulan Menurut JP Morgan

Jumat, 5 September 2025 | 11:56 WIB
Ilustrasi indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan cerah pada Semester II di tahun 2025. (Unsplash @Annenygard)

JP Morgan memperkirakan The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 75 basis poin tahun ini, sementara Bank Indonesia berpotensi menurunkan BI Rate ke 4,25 persen.

Baca Juga: BBM Non-Subsidi Langka di SPBU Swasta, Ini Penjelasan Wamen ESDM

“Hal yang menarik adalah stabilitas dolar AS yang membuat rupiah juga terjaga,” ucap Henry.

Di sisi lain, JP Morgan menyoroti rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Menurut Henry, keseimbangan antara target pertumbuhan dan defisit fiskal dalam APBN tersebut memberi sinyal positif bagi perekonomian.

Baca Juga: Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo di China Kurang dari 8 Jam, Langsung Pulang ke Indonesia

“Budget ini cukup bagus, kuncinya ada di eksekusi. Kami rasa hal ini akan berdampak positif,” tegasnya.

Dengan berbagai faktor pendukung tersebut, JP Morgan menilai sejumlah sektor patut diperhatikan investor.

Sektor konsumer diproyeksikan menguat seiring peningkatan belanja pemerintah.

Baca Juga: BBM Non-Subsidi Langka di SPBU Swasta, Ini Penjelasan Wamen ESDM

Selain itu, sektor pertambangan—terutama nikel—dipandang memiliki prospek cerah.

Sektor sensitif suku bunga, seperti otomotif dan properti, juga dinilai berpotensi menjadi pilihan menarik bagi investor ke depan. ***

Halaman:

Tags

Terkini