PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pasar kripto tengah berada di fase penting, dan pekan ini menjadi salah satu periode yang paling dinantikan bagi altcoin, Minggu (26/10/2025).
Sejumlah agenda besar seperti upgrade jaringan, keputusan ETF, hingga jadwal token unlock berskala besar menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga.
Baca Juga: Gen Z Cuan, tapi Mayoritas Warga Australia Masih Tak Yakin pada Kripto
Para trader kini bersiap mencari momentum baru setelah volatilitas tajam sepanjang Oktober.
Mengutip laporan BeInCrypto, tiga altcoin berikut menunjukkan sinyal kuat yang bisa menentukan arah pasar dalam waktu dekat.
Beberapa di antaranya berpotensi melanjutkan pemulihan, sementara lainnya masih menguji batas bawah sebelum tren berikutnya terbentuk.
1. COTI (COTI) Optimisme Pasca Upgrade 'Hydrogen'
Altcoin pertama yang menjadi perhatian adalah COTI, yang baru saja merampungkan pembaruan jaringan besar bertajuk Hydrogen.
Upgrade ini difokuskan untuk meningkatkan kecepatan, skalabilitas, serta keamanan sistem — sekaligus memperkuat pondasi pertumbuhan ekosistem COTI.
Beberapa jam setelah peluncuran, harga COTI naik hampir 7 persen, menandakan meningkatnya optimisme pasar.
Baca Juga: 5 Investasi Paling Menguntungkan Setahun Terakhir: Emas dan Kripto Jadi Primadona
Saat ini token COTI bergerak di kisaran $0,031–$0,037, dengan level penting di $0,040 sebagai titik konfirmasi breakout.
Jika tembus, peluang kenaikan menuju $0,055 terbuka lebar.
Menariknya, indikator RSI sempat mencatat bullish divergence antara 11–19 Oktober, menandakan potensi pembalikan arah.
Namun, jika harga jatuh di bawah $0,031, tren positif ini bisa batal.
Artikel Terkait
5 Token Kripto dengan Unlock Terbesar di Bulan Mei 2024!
Begini Masa Depan Staking Ethereum: Rencana Token EIGEN dan Airdrop oleh EigenLayer
DJP Catat Pajak Ekonomi Digital Capai Rp40 Triliun, Kripto dan Fintech Jadi Kontributor
Bobol Rekening Rp2,22 Miliar Demi Trading Kripto, Analis Kredit Bank Ditangkap!
5 Investasi Paling Menguntungkan Setahun Terakhir: Emas dan Kripto Jadi Primadona
Gen Z Cuan, tapi Mayoritas Warga Australia Masih Tak Yakin pada Kripto