Analisis Fundamental vs Teknikal, Gaya Kamu Lebih 'Warren Buffet' atau 'Trader Cepat'?

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:26 WIB
Ilustrasi indeks harga saham gabungan (IHSG). (Unsplash @Annenygard)
Ilustrasi indeks harga saham gabungan (IHSG). (Unsplash @Annenygard)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Buat kamu yang baru mulai investasi saham, mungkin sering dengar istilah analisis fundamental dan analisis teknikal.

Dua istilah ini penting banget karena bisa bantu kamu menentukan saham mana yang layak dibeli dan kapan waktu terbaik untuk masuk pasar. Yuk, pahami perbedaannya!

Baca Juga: Garuda vs Wasit? Kenangan Kontroversial Ahmad Al Ali Bayangi Laga Indonesia di Round 4

Analisis fundamental fokus pada kondisi keuangan dan prospek bisnis suatu perusahaan.

Tujuannya untuk mencari tahu apakah harga saham saat ini mencerminkan nilai sebenarnya (intrinsik value) atau belum.

Investor yang menggunakan pendekatan ini biasanya melihat laporan keuangan, rasio seperti PER (Price to Earning Ratio) dan ROE (Return on Equity), sampai kondisi ekonomi secara umum.

Investor legendaris Warren Buffet adalah contoh paling terkenal pengguna analisis fundamental.

Ia percaya bahwa bisnis yang bagus dan dikelola dengan baik akan menghasilkan keuntungan jangka panjang, jadi fluktuasi harga harian bukan masalah besar.

Analisa fundamental cocok untuk investor jangka panjang yang sabar dan percaya pada kinerja perusahaan.

Baca Juga: IFG Gandeng STIH Adhyaksa Ciptakan Cendekia Hukum Berdaya Saing

Analisis Teknikal: Membaca Pola dan Tren Harga

Berbeda dengan fundamental, analisis teknikal lebih menitikberatkan pada grafik harga saham dan volume perdagangan.

Tujuannya untuk memprediksi pergerakan harga berdasarkan pola di masa lalu.

Metode ini banyak digunakan oleh trader jangka pendek yang ingin tahu kapan waktu terbaik untuk membeli atau menjual saham.

Mereka biasanya memakai indikator seperti Moving Average (MA), MACD, atau Bollinger Bands untuk membaca arah tren pasar.

Analisa Teknikal cocok untuk trader yang aktif, suka pantau grafik, dan mengejar keuntungan jangka pendek.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X