Bahasa Talysh juga digunakan di beberapa bagian, termasuk hingga wilayah Azerbaijan.
Baca Juga: Menelisik Negara Tetangga, Thailand Longgarkan Regulasi Kratom untuk Kesejahteraan Warga
Sementara itu, bahasa Kurdi banyak dituturkan di Provinsi Kurdistan, dan bahasa Luri serta Lari digunakan di barat daya dan selatan negara ini.
Turki Azerbaijan menjadi bahasa terbesar kedua setelah Persia dan digunakan secara dominan di Provinsi Azerbaijan serta beberapa wilayah lainnya.
Bahasa minoritas lain yang cukup signifikan termasuk Arab (terutama dialek Khuzestan), Armenia, Georgia, Neo-Aram, dan Sirkasia.
Namun, karena proses asimilasi, jumlah penutur bahasa Sirkasia saat ini sangat sedikit.
Menurut CIA World Factbook, distribusi penutur bahasa adalah: Persia 53%, Turki Azerbaijan 16%, Kurdi 10%, Mazanderani dan Gilaki 7%, Luri 7%, Turkmen 2%, Balochi 2%, Arab 2%, dan sisanya terdiri dari bahasa Armenia, Georgia, Neo-Aram, dan Sirkasia.
Keanekaragaman Etnis di Iran
Sebagaimana halnya dengan bahasa, komposisi etnis di Iran juga menjadi perdebatan.
Kurangnya sensus resmi berdasarkan etnis membuat berbagai estimasi berbeda.
Baca Juga: Gusti Irwan Wibowo ‘Gustiwiw’ Meninggal Dunia, Sempat Jatuh di Kamar Mandi
CIA World Factbook menyebut sekitar 79% penduduk Iran berasal dari kelompok etnolinguistik Indo-Eropa, termasuk Persia (61%), Kurdi (10%), Lur (6%), dan Baloch (2%).
Kelompok lainnya meliputi Azerbaijan (16%), Arab (2%), Turkmen dan suku Turki lainnya (2%), serta kelompok kecil seperti Armenia, Georgia, Talysh, Asiria, dan Sirkasia (1%).
Data dari Perpustakaan Kongres AS mencatat komposisi yang sedikit berbeda: Persia (termasuk Mazanderani, Gilak, dan Talysh) 65%, Azerbaijan 16%, Kurdi 7%, Lur 6%, Balochi 2%, suku Turki lainnya 2%, dan kelompok non-Iran seperti Armenia, Georgia, Arab, dan lainnya kurang dari 3%.
Setidaknya 65% penduduk menggunakan bahasa Persia sebagai bahasa ibu, dan menjadi bahasa kedua bagi sebagian besar sisanya.
Artikel Terkait
Konflik Israel-Iran Disorot, Prabowo Peringatkan Pemimpin Dunia untuk Lebih Bijak
Darurat di Iran! KBRI Imbau WNI Tetap Waspada Pasca-Serangan Israel
Israel Serang Iran, China dan Pakistan Murka, Kecam Keras dan Klaim Pelanggaran
Perang Memanas, Iran Siapkan Operasi Balasan terhadap Israel dan Netanyahu
WNI Terancam Akibat Perang Iran-Israel, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi
Iran, Negeri Bangsa Arya dengan Warisan Kekaisaran Besar