PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait dugaan kejanggalan dalam skripsi miliknya yang belakangan kembali dipersoalkan sejumlah pihak.
Salah satu yang menyoroti adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, bersama Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).
Baca Juga: Soal Pemeriksaan Jokowi di Bareskrim, Pengacara: Hadir sebagai Terlapor Dugaan Ijazah Palsu
Roy bahkan mengaku telah menelusuri skripsi Jokowi di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada April 2025 lalu.
Namun pada 22 Mei 2025, Bareskrim Polri memastikan bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium forensik, skripsi dan ijazah Jokowi dinyatakan identik dan otentik.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi menegaskan bahwa dirinya telah menyelesaikan skripsi sebagai syarat kelulusan dari Fakultas Kehutanan UGM.
“Skripsi ini juga ada di perpustakaan Fakultas Kehutanan. Dulu kita menyerahkannya di bagian pengajaran. Kan ada semua. Dicek lagi saja,” ujar Jokowi kepada wartawan di kediamannya, Solo, Sabtu, 24 Mei 2025.
Baca Juga: Miris Dampak Penghapusan UN Ijazah SMA Indonesia Dianggap Tak Setara di Eropa
Jokowi juga menyayangkan polemik ini terus berlarut, meski keaslian ijazah dan skripsinya sudah dibuktikan oleh pihak berwenang.
“Nanti kalau merembet ke mana-mana, ya tidak akan selesai-selesai,” ujarnya.
“Setelah ngecek ijazah, lalu skripsi. Nanti ngecek KTP, KK, SIM. Semua dicek, semua,” tambah Jokowi.
Pernyataan ini sekaligus menjadi respons langsung terhadap berbagai tuduhan yang kerap muncul di media sosial dan ruang publik, terutama menjelang tahun-tahun politik. ***
Artikel Terkait
Adik Ipar Jokowi, Anwar Usman, Tolak Hapus Presidential Threshold, Begini Alasannya
Gibran Rakabuming Beberkan Pelaksanaan MBG di Retret Kepala Daerah kepada Para Gubernur dan Bupati serta Wali Kota, Ini Harapan Putra Jokowi Itu
Hujan-hujanan, Prabowo, Jokowi, dan SBY Naik Maung Bersama untuk Cek Pasukan Parade Senja
Momen Prabowo, Jokowi, dan SBY Nyanyi Bareng dengan Seragam Loreng di Akmil
Soal Pemeriksaan Jokowi di Bareskrim, Pengacara: Hadir sebagai Terlapor Dugaan Ijazah Palsu
Bareskrim Hentikan Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Tidak Ditemukan Unsur Pidana