Sandi Butar Butar Kembali Dipecat dari Damkar Depok, Apa Alasannya?

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 2 April 2025 | 10:24 WIB
Sandi Butar Butar, Anggota Damkar Depok yang Dipecat untuk Kedua Kalinya. (x.com @bacottetanggaid)
Sandi Butar Butar, Anggota Damkar Depok yang Dipecat untuk Kedua Kalinya. (x.com @bacottetanggaid)

PONTIANAKGLOBE.COM, DEPOK -- Sandi Butar Butar kembali diberhentikan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok setelah sebelumnya sempat dipekerjakan kembali pada 10 Maret 2025.

Pemecatan ini diduga kuat terkait dengan laporan dugaan korupsi yang ia layangkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok pada September 2024, yang sempat viral dan menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Profil Sandi Butar Butar dan Kronologi Pemecatannya dari Dinas Damkar Depok

Sandi dikenal vokal mengkritisi pengelolaan anggaran di Damkar Depok.

Bersama kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, ia melaporkan adanya dugaan penyimpangan dana terkait pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) ke Kejari Depok.

Menurut Sandi, alokasi anggaran tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Misalnya, ada perawatan atau pembelian alat yang sudah tertera anggarannya, tapi di lapangan alat yang diberikan tidak sesuai," ungkap Sandi pada September 2024.

Ia juga menyoroti kondisi sejumlah alat pemadam kebakaran yang rusak dan tidak terawat.

Menurutnya, hanya UPT Cimanggis yang mendapat perbaikan, sementara UPT lain tidak mengalami peningkatan fasilitas.

Baca Juga: Didit Hediprasetyo Bertemu Ahok di Kediaman Megawati saat Halal Bihalal Lebaran, Isi Pembicaraan Diungkap Ahok

Tekanan Setelah Laporan Viral

Setelah laporan korupsi tersebut menjadi viral, Sandi mulai menghadapi berbagai tekanan, termasuk pemberian empat Surat Peringatan (SP) yang berujung pada pemecatan pertamanya pada 27 Maret 2025.

Dinas Damkar Depok menyatakan bahwa pemutusan kontrak didasari pelanggaran disiplin kerja, seperti ketidakhadiran dalam apel pagi, penggunaan fasilitas dinas tanpa izin, dan pemberian informasi kepada pihak luar tanpa izin atasan.

Namun, Sandi merasa bahwa pemecatan tersebut hanyalah dalih untuk menyingkirkannya akibat laporan korupsi yang ia buat.

Meskipun kecewa, ia tetap berusaha mencari keadilan melalui jalur hukum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X