Diduga Oknum TNI AL Bunuh Juwita, Keluarga Ungkap Rencana Pernikahan Mei 2025

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 28 Maret 2025 | 20:52 WIB
Keluarga korban Juwita meminta hukuman berat hingga hukuman mati pada pelaku.  (Instagram @polres_banjarbaru)
Keluarga korban Juwita meminta hukuman berat hingga hukuman mati pada pelaku. (Instagram @polres_banjarbaru)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kasus pembunuhan Juwita, wartawan wanita di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, semakin terang. Pelaku diduga adalah oknum TNI AL yang merupakan pacarnya sendiri.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, mengonfirmasi keterlibatan anggota TNI AL dalam kasus ini.

Baca Juga: Ridwan Kamil Diterpa Isu Selingkuh, Atalia Praratya Tuai Simpati Warganet

“Kami mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Lanal Balikpapan berinisial J terhadap korban saudari Juwita,” kata Mayor Laut Ronald dalam konferensi pers di Balikpapan, Rabu, 26 Maret 2025.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 22 Maret 2025, di Banjarbaru. Oknum TNI AL berinisial J yang kini diamankan di Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Balikpapan ternyata merupakan tunangan Juwita.

Kakak korban, Praja Ardinata, mengungkapkan bahwa adiknya dan J telah merencanakan pernikahan yang sedianya digelar pada Mei 2025.

“Memang ada persiapan, sudah mau menikah,” ujar Praja kepada media, Kamis, 27 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa keduanya telah menjalani prosesi lamaran, meskipun saat itu J tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh keluarganya.

Baca Juga: Viral! Lisa Mariana Ungkap Dugaan Selingkuh dengan Ridwan Kamil, Tunjukkan Bukti Chat

“Lamaran itu yang bersangkutan tidak hadir, diwakilkan oleh keluarganya, mamanya sama abangnya,” jelasnya.

Terkait tuntutan hukum bagi pelaku, keluarga berharap proses penyelidikan berjalan transparan dan J dihukum seberat-beratnya.

“Kami meminta hukuman yang seadil-adilnya dan seberat-beratnya, bahkan hukuman mati,” tegas Praja.

Seperti diketahui, Juwita ditemukan tak bernyawa di tepi jalan menuju Gunung Kupang, Banjarbaru, pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 14.57 WITA.

Awalnya, kematiannya diduga akibat kecelakaan tunggal. Namun, setelah berbagai kejanggalan terungkap, pihak berwenang memastikan bahwa ia menjadi korban pembunuhan. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X