Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran Hibisc Fantasy dan Soroti Perizinan Wisata di Puncak Bogor

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 7 Maret 2025 | 12:09 WIB
Potret Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kiri) dan tempat wisata Hibisc Fantasy di Puncak Bogor (kanan). (Potret Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kiInstagram @dedimulyadi71 - @hibiscfantasypuncak_bogor)
Potret Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kiri) dan tempat wisata Hibisc Fantasy di Puncak Bogor (kanan). (Potret Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kiInstagram @dedimulyadi71 - @hibiscfantasypuncak_bogor)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memerintahkan pembongkaran tempat wisata Hibisc Fantasy di kawasan Puncak, Bogor, pada Kamis, 6 Maret 2025.

Dedi menegaskan bahwa pembongkaran dilakukan oleh Satpol PP Jawa Barat dengan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Baca Juga: Fitra Eri Diperiksa Kejagung dalam Dugaan Korupsi BBM Pertamina, Begini Kata Vloger Otomotif Itu

"Karena tidak mau bongkar sendiri, perintah saya, mulai hari ini dibongkar," tegas Dedi saat meninjau langsung lokasi Hibisc Fantasy di Puncak, Bogor.

Selain Hibisc Fantasy, Dedi juga mengevaluasi perizinan sejumlah tempat wisata lain di Puncak yang berpotensi merusak lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup atau Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, serta Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Salah satu lokasi yang disoroti Dedi adalah jembatan gantung di kawasan Eiger Adventure Land, Megamendung.

Ia mempertanyakan izin pembangunan jembatan tersebut yang dinilai berdampak buruk terhadap lingkungan.

Baca Juga: Food Vlogger Codeblu Diboikot setelah Dianggap Menjatuhkan Bisnis Kuliner, Begini Faktanya

"Lah, itu sudah ada bangunan ya (jembatan gantung)? Itu yang paling melanggar. Lihat, sampai terbelah dan longsor," ujar Dedi.

Ia menekankan bahwa pembangunan di kawasan Puncak harus memperhatikan dampaknya terhadap ekosistem dan masyarakat sekitar.

"Seharusnya tidak boleh ada pembangunan seperti ini. Tempatnya memang bagus, tapi kalau sampai ada warga yang jadi korban dan lingkungan terganggu, itu tidak benar," kata Dedi.

Evaluasi Perizinan Wisata di Puncak

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga mempertanyakan perizinan pembangunan wisata kepada pejabat Kabupaten Bogor yang hadir.

"Siapa yang memberi izin ini?" tanyanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X