Fenomena ‘Kabur Aja Dulu’ Viral di Medsos, Jusuf Kalla Beri Pujian, Jepang Buka Peluang bagi TKI

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 26 Februari 2025 | 06:40 WIB
Potret Eks Wapres RI, Jusuf Kalla (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan). (Instagram @jusufkalla)
Potret Eks Wapres RI, Jusuf Kalla (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan). (Instagram @jusufkalla)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA --Fenomena Kabur Aja Dulu tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

Ungkapan ini mencerminkan keinginan sejumlah warganet Indonesia untuk mencari kehidupan yang lebih baik di luar negeri.

Baca Juga: Carmen Resmi Debut dengan Hearts2Hearts, Jadi Idol KPop SM Entertainment Pertama dari Indonesia

Banyak yang menilai fenomena ini sebagai respons terhadap minimnya apresiasi terhadap tenaga kerja muda di dalam negeri serta peluang kerja yang lebih menjanjikan di luar negeri.

Menanggapi hal ini, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, justru memberikan pandangan positif.

Jusuf Kalla: “Kabur Aja Dulu” Itu Positif

Menurut Jusuf Kalla, perubahan global telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia kerja.

Baca Juga: Skandal Korupsi Minyak Rp193 Triliun, Dirut Pertamina Jadi Tersangka, Ditjen Migas ESDM Digeledah

"Belakangan ini, ramai pembahasan soal Kabur Aja Dulu. Bagi saya, ini sesuatu yang positif," ujar Jusuf Kalla dalam acara di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Ia menegaskan bahwa perkembangan zaman memungkinkan seseorang untuk bekerja di mana saja, termasuk di Amerika Serikat, Tiongkok, atau negara lainnya.

"Bukan hanya barang dan komoditas yang berubah, tetapi manusia juga berubah. Kita bisa bekerja di mana saja," jelasnya.

Jusuf Kalla juga menyoroti pentingnya budaya kerja keras, dengan mencontohkan etos kerja warga Tiongkok dan Jepang.

Baca Juga: Bupati Kubu Raya Sujiwo Pilih Hadiri Retret Akmil Magelang, Siap Terima Jika Disanksi PDI-P

"Kita harus meneladani budaya kerja keras seperti di Tiongkok serta ketelitian dalam budaya Jepang," tambahnya.

Fenomena Kabur Aja Dulu juga mendapat perhatian dari Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X