PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA --Kementerian Luar Negeri Indonesia menanggapi penyebutan nama Indonesia sebagai lokasi relokasi sementara warga Gaza oleh utusan Presiden Donald Trump, Steve Witkoff.
Meski demikian, Kemlu RI menyatakan belum menerima informasi resmi terkait rencana tersebut.
Baca Juga: Senin Hitam di Kemendiktisaintek, Pegawai Protes Pemecatan Neni Herlina oleh Menteri Satryo
Steve Witkoff, utusan Presiden Terpilih Amerika Serikat Donald Trump untuk Timur Tengah, menyebutkan nama Indonesia terkait wacana relokasi sementara warga Gaza yang terdampak perang.
Dalam upayanya untuk mempertahankan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, Witkoff tengah merencanakan kunjungan langsung ke Gaza.
Menurut seorang pejabat transisi AS yang dikutip NBC, Witkoff mempertimbangkan Indonesia sebagai salah satu tempat untuk merelokasi sekitar dua juta warga Gaza selama proses pembangunan kembali wilayah tersebut.
Baca Juga: Viral! Uya Kuya Bikin Konten di Lokasi Kebakaran Los Angeles, Akan Dipanggil MKD DPR
"Indonesia, misalnya, adalah salah satu lokasi yang sedang dibahas," ujar pejabat tersebut.
Witkoff merencanakan kunjungan beberapa minggu ke Timur Tengah untuk mencari solusi atas konflik yang tengah berlangsung.
Ia khawatir ketegangan dapat menggagalkan gencatan senjata dan menghentikan pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.
Selain itu, ia berupaya memastikan stabilitas jangka panjang bagi warga Israel dan Palestina.
Baca Juga: Banjir Bandang di Jawa Tengah: 23 Desa Terendam, 7 Desa Grobogan Terisolasi
Tiga Tahap Gencatan Senjata
Kesepakatan gencatan senjata dibagi menjadi tiga tahap.
Tahap pertama mencakup pembebasan sandera dari kedua belah pihak selama enam minggu, tahap kedua berfokus pada pembebasan sandera lebih lanjut dan penarikan pasukan Israel dari Gaza, dan tahap ketiga bertujuan untuk mengakhiri perang serta memulai rekonstruksi Gaza.
Artikel Terkait
Mengejutkan! Pengadilan Amerika Serikat Vonis Mantan Presiden Donald Trump Bersalah, Penjara 4 Tahun Menanti
Donald Trump Kembali ke Gedung Putih, Hamas dan Israel Beri Respon Berbeda
Prabowo Ucapkan Selamat kepada Donald Trump, Ajak Kerja Sama untuk Perdamaian Global
Medsos Ramah Anak di Indonesia, Aturan Baru akan Diberlakukan, Mirip Australia dan Amerika Serikat, Begini Rincian Aturannya
Amerika Serikat Resmi Blokir TikTok, Pengguna Terancam Denda Rp81,9 Juta
Kontroversi Elon Musk, Hormat ala Nazi di Pelantikan Donald Trump dan Dukungan untuk AfD