Prabowo Kenang Perjuangannya, 20 Tahun Bertarung, Baru Jadi Presiden. Ingatkan Caleg dan Cakada Gagal Jangan Menyerah Berjuang

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 13 Desember 2024 | 10:17 WIB
Prabowo dalam acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis, 12 Desember 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Prabowo dalam acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis, 12 Desember 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pesan motivasi kepada para calon legislatif (Caleg) dan calon kepala daerah (Cakada) yang belum berhasil terpilih dalam Pemilu dan Pilkada 2024.

Ia meminta mereka untuk tidak menyerah dan terus berjuang menghadapi tantangan.

Baca Juga: Prabowo Sapa Secara Khusus Puan Maharani di HUT Golkar, Begini Katanya

“Saudara-saudara, terutama yang kemarin di Pilkada belum terpilih, benar apa yang disampaikan Ketum kalian, jangan pernah menyerah,” ujar Prabowo dalam acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis, 12 Desember 2024.

Prabowo menegaskan bahwa kekalahan dalam kontestasi politik adalah hal yang biasa.

Ia bahkan mengingatkan perjalanan panjangnya sendiri yang penuh dengan kekalahan sebelum akhirnya terpilih sebagai Presiden RI.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, Jangan Lindungi yang Salah Jika Khianati Rakyat, Saya Akan Menindak!

“Saya butuh waktu lama untuk menjadi Presiden RI. Saya menganggap itu bagian dari penggembelengan, bagian pendidikan. Capek juga 20 tahun bertarung—2004, 2009, 2014, 2019—baru 2024. Tapi itulah proses yang harus saya jalani,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa semangat untuk bangkit setelah jatuh adalah pelajaran penting dalam hidup.

“Bertarung, jatuh, itu biasa. Yang tidak biasa adalah berdiri lagi dan bertarung lagi. Ini pelajaran yang saya jalankan,” tambahnya.

Selain memberikan motivasi, Prabowo juga menyampaikan apresiasinya terhadap pemikiran Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, terkait perlunya perbaikan sistem demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: Catat Kenaikan UMK Sintang 2025, Upah Minimum Naik 6,5 Persen, Segini yang Bisa Dibawa Pulang Karyawan

“Saya setuju dengan pemikiran Ketum Partai Golkar. Menurut saya, kita harus perbaiki sistem kita. Kita juga tidak boleh malu mengakui bahwa sistem ini mungkin terlalu mahal. Bahkan dari wajah yang menang pun saya lihat lesu, apalagi yang kalah. Kita harus berani mengoreksi diri,” kata Prabowo.

Dengan semangat refleksi dan evaluasi, Prabowo menutup pesannya dengan harapan agar demokrasi Indonesia semakin baik dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X