Heboh Sunhaji Berlinang Air Mata Memohon Prabowo Tak Izinkan Gus Miftah Mundur, Apa Alasannya?

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 10 Desember 2024 | 14:05 WIB
Penjual Es Teh Sunhaji Menangis, Memohon Prabowo Tahan Gus Miftah dari Keputusan Mundur (Tangkapan Layar YouTube detikcom)
Penjual Es Teh Sunhaji Menangis, Memohon Prabowo Tahan Gus Miftah dari Keputusan Mundur (Tangkapan Layar YouTube detikcom)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sunhaji, pria yang sebelumnya menjadi perhatian setelah dihina oleh Gus Miftah, kini justru meminta Presiden Prabowo Subianto menolak pengunduran diri sang ulama.

Dengan nada haru dan linangan air mata, penjual es teh asal Magelang ini mengungkapkan permohonan maaf dan dukungannya kepada Gus Miftah.

Baca Juga: Hana Hanifah, dari Artis FTV hingga Kasus Transfer Uang SPPD Fiktif yang Menyita Perhatian

Dalam sebuah acara sholawatan di Magelang, Sunhaji mengaku telah memaafkan perkataan Gus Miftah yang sempat menyakitinya.

Kini, dia menyayangkan keputusan Gus Miftah untuk mundur dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

"Pak Prabowo, saya mohon Gus Miftah tidak mundur. Saya sudah memaafkan beliau. Kami telah saling memaafkan," ungkap Sunhaji sambil menangis.

Sebelumnya, Sunhaji menerima banyak bantuan, termasuk uang tunai hingga fasilitas umrah, sebagai bentuk simpati publik.

Namun, alih-alih menyimpan dendam, ia justru menilai bahwa Gus Miftah layak diberi kesempatan untuk terus mengabdi kepada bangsa.

Selain dukungan dari Sunhaji, muncul pula petisi yang mendesak Presiden Prabowo mempertahankan Gus Miftah di kabinet.

Baca Juga: Prabowo Dorong Digitalisasi untuk Perangi Korupsi dan Reformasi Birokrasi

Petisi ini digagas oleh Agus Saripin melalui Change.org.

Dalam poin-poin petisinya, Agus menyebutkan pentingnya memberikan ruang bagi Gus Miftah untuk memperbaiki dirinya dan tetap melayani masyarakat sebagai Utusan Khusus Presiden.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menghormati keputusan Gus Miftah untuk mengundurkan diri.

Menurut Prabowo, langkah tersebut menunjukkan sikap ksatria dari seorang pemimpin yang menyadari kekhilafannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X