4 Fakta Kontroversi Gus Miftah yang Sebut 'Goblok' ke Penjual Es Teh Bakul hingga Temui Sang Pedagang Setelah Dikecam Publik

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 5 Desember 2024 | 22:27 WIB
Potret Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.  (Instagram @gusmiftah)
Potret Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah. (Instagram @gusmiftah)

PONTIANAKGLOBE.COM, MAGELANG -- Miftah Maulana Habiburrahman, yang dikenal sebagai Gus Miftah dan menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden, mendapat kritik tajam dari publik setelah video interaksinya dengan seorang penjual es teh bakul viral di media sosial.

Peristiwa yang memicu kecaman ini terjadi pada acara Magelang Bersholawat yang diadakan pada November 2024.

Baca Juga: Komdigi Luncurkan Langkah Baru untuk Cegah J*di Online, Blokir Transfer Pulsa dan Kirim SMS Edukasi

Dalam video yang beredar, Gus Miftah kedapatan mengeluarkan kata-kata yang dianggap tidak pantas kepada seorang penjual es teh bakul.

Penjual es bakul tersebut sedang berjualan di sekitar jamaah yang hadir untuk menyaksikan acara yang juga dihadiri oleh sang Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan tersebut.

“Es teh kamu masih banyak tidak? Sana dijual, goblok. Jual dulu, nanti kalau belum laku, sudah takdir,” ujar Gus Miftah kepada penjual es teh bakul dalam video yang viral.

Sang penjual hanya diam dan tersenyum kecil, sementara ucapan tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet, termasuk dari sejumlah pejabat publik.

Unggahan Instagram Gus Miftah terkait konten borong jajanan.
Unggahan Instagram Gus Miftah terkait konten borong jajanan. (Instagram @gusmiftah)

Gus Miftah yang Dinilai Tak Sopan

Ucapan Gus Miftah langsung mendapat sorotan dari publik, termasuk dari penulis terkenal Cholil Nafis.

Dalam unggahannya di Instagram pada Selasa, 3 Desember 2024, Cholil Nafis menyatakan, “Meskipun sambil tertawa mungkin bercanda, ucapan itu tidak seharusnya diucapkan, apalagi oleh penceramah dan pejabat publik di depan orang banyak.”

Cholil menilai bahwa sebagai penceramah, Gus Miftah seharusnya memberi keteladanan di hadapan publik.

Baca Juga: Menaker Jawab Kritik Terkait Kenaikan UMP 2025, Jelaskan Proses Kajian dan Laporan ke Prabowo

Lebih lanjut, Cholil menekankan bahwa penjual es teh bakul tersebut hanya sedang berusaha mencari rezeki yang halal sesuai kemampuannya.

"Orang-orang berharap kepada penceramah apalagi merangkap pejabat untuk memberi teladan," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X