Majalah Time Ulas Persahabatan Prabowo dan Jokowi, dari Rival Politik Jadi Penerus

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 16:08 WIB
Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dan arahan dalam pembukaan 'Forum Sinergitas Legislator PKB' di Jakarta pada Kamis, 10 Oktober 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dan arahan dalam pembukaan 'Forum Sinergitas Legislator PKB' di Jakarta pada Kamis, 10 Oktober 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Majalah asing asal Amerika Serikat, Time, mengulas perjalanan hubungan antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), dari rival sengit dalam kontestasi politik hingga kini bersatu, dengan Prabowo sebagai penerus Jokowi.

Dalam artikel bertajuk "How President Prabowo Subianto Is Steering Indonesia's Future," yang dikutip pada Selasa, 15 Oktober 2024, Majalah Time menjelaskan bahwa persatuan antara Prabowo dan Jokowi bermula pasca-Pilpres 2019.

Baca Juga: Prabowo Berulang Tahun, Khofifah dan Buruh Sidoarjo Berikan Doa Bersama

Saat itu, Jokowi mengundang Prabowo bergabung dalam kabinetnya.

Meskipun awalnya ragu, Prabowo menerima tawaran untuk memimpin Kementerian Pertahanan RI karena kecintaannya pada bidang pertahanan dan latar belakangnya sebagai jenderal.

"Jokowi adalah orang yang sangat baik, dan saya juga ingin menjadi seperti itu," kata Prabowo kepada Time sambil tersenyum.

Baca Juga: Pembekalan Calon Wamen, Prabowo Tekankan Komunikasi Efektif dan Ramah dengan Pers

Setelah bergabung di pemerintahan, Time mencatat bahwa Prabowo menjadi seorang menteri yang rajin dan berkomitmen.

Keberhasilannya dalam kabinet membuatnya digadang-gadang sebagai penerus Jokowi, meskipun dengan berbagai ide berani yang ia bawa.

Prabowo memprioritaskan langkah konkret yang dapat segera meningkatkan kehidupan rakyat.

Ia merencanakan program penyediaan makanan gratis bagi siswa di sekolah-sekolah, meningkatkan gaji pegawai negeri untuk memerangi korupsi, dan memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: BRI Peduli Bantu Renovasi SDN 001 Sungai Pagar, di Kabupaten Kampar Riau Dorong SDM Unggul

Selain itu, Prabowo berencana menerapkan teknik pertanian baru untuk menjadikan Indonesia sebagai pengekspor pangan dalam lima tahun ke depan.

Salah satu target ambisius Prabowo adalah mengentaskan kemiskinan dalam dua tahun.

"Tuhan Yang Maha Esa dan rakyat Indonesia telah memberi saya mandat," ungkap Prabowo kepada Time.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: TIME

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X