Perjalanan Politik Budiman Sudjatmiko, Lawan Orba, Gabung PDI-P Pindah ke Gerindra, Kini Menteri yang akan Atasi Kemiskinan di Era Prabowo

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 17:39 WIB
Budiman Sudjatmiko. (Ist)
Budiman Sudjatmiko. (Ist)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Politisi Partai Gerindra, Budiman Sudjatmiko, bertemu dengan presiden terpilih Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa, 15 Oktober 2024.

Mantan aktivis 1998 itu mengungkapkan bahwa pertemuan berlangsung sekitar 15 menit, dengan fokus utama pada pembahasan kemiskinan di Indonesia.

Baca Juga: Bebingah Sang Tansahayu, Nama Anak Pertama Kaesang dan Erina dengan Makna Mendalam

"Pak Prabowo tadi meminta saya untuk menemani beliau secara reguler di kompleks istana, mengkoordinasikan upaya memberantas kemiskinan di Indonesia," kata Budiman, seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.

Meskipun tidak secara jelas menyebutkan posisi yang akan diembannya, Budiman memastikan lembaga yang akan dipimpinnya bukanlah kementerian.

Baca Juga: Puan Buka Suara Soal Kader PDIP yang Belum Dipanggil Jadi Menteri oleh Prabowo, Begini Kata Cucu Proklamator Itu

Profil Budiman Sudjatmiko

Budiman Sudjatmiko lahir di Cilacap, Jawa Tengah, dan dikenal sebagai aktivis mahasiswa saat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dia aktif dalam berbagai gerakan sosial, termasuk pemberdayaan politik dan ekonomi petani serta buruh di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pada masa Orde Baru, Budiman terlibat dalam gerakan menentang pemerintah dan mendirikan Partai Rakyat Demokratik (PRD), sebuah wadah perjuangan mahasiswa, buruh, aktivis, dan petani.

Partai ini beraspirasi pada cita-cita sosialisme.

Baca Juga: PDIP Terpecah Jadi 3 Kubu, Ini Sikap Terkait Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kudatuli dan Penangkapan

Pada 27 Juli 1996, terjadi kerusuhan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jakarta Pusat, yang dikenal sebagai peristiwa Kudatuli.

Kerusuhan ini menyebabkan lima orang tewas dan ratusan luka-luka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X