Brigjen TNI Refrizal Ungkap Kondisi Prada Defliadi Pasca-Pembacokan oleh Geng Motor

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 10 September 2024 | 12:57 WIB
Ilustrasi geng motor. (DENPOST.id/ist)
Ilustrasi geng motor. (DENPOST.id/ist)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kepala Staf Kodam I Bukit Barisan, Brigjen TNI Refrizal, mengungkap kondisi anggotanya, Prada Defliadi, yang menjadi korban pembacokan oleh geng motor Simple Life pada Minggu, 4 Agustus 2024, silam.

Kata Refrizal, Prada Defliadi masih dalam kondisi sakit dan menjalani perawatan.

Baca Juga: Lawatan Apostolik ke Timor Leste, Paus Fransiskus Serukan Perlindungan Anak Muda

“Kondisinya sakit. Tidak hanya sekadar buta. Tapi ada luka dibacok-bacok,” kata Refrizal di Rumah Dinas Gubernur Sumut pada Selasa, 6 Agustus 2024.

Meski begitu, Refrizal tak menjelaskan kondisi kebutaan Prada Defliadi.

Apakah kedua matanya buta atau sebelah saja.

Kapendam I BB Kol Inf Rico Siagian mengatakan anggota geng motor yang menyerang prajuritnya dalam kondisi mabuk.

Mereka menuduh para personel TNI sebagai musuh mereka dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam.

Sementara itu Komisi I Minta Polrestabes Medan Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Prajurit.

Baca Juga: KWI Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf Setelah Kunjungan Paus Fransiskus

Polrestabes Medan masih memburu tiga pelaku dugaan pengeroyokan terhadap Anggota Prajurit Prada Defliadi Susanto.

Antara lain berinisial TT, MJS, dan MIR meski polisi tidak merinci peran ketiganya sejauh ini.

Sementara, belasan pelaku pengeroyokan belum diputuskan akan diburu atau ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Perjalanan 25 Tahun Imamat Romo Agustinus OCD, dari Pelayanan Suci hingga Keahlian Membuat Wine

Informasi yang diperoleh Rabu malam, 7 Agustus 2024, salah seorang terduga pelaku berinisial TT yang sedang diburu polisi, berniat kabur ke luar negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: infokomando

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X