PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Artificial Intelligence (AI) adalah teknologi yang mampu melaksanakan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia, seperti mengenali wajah, suara, atau teks, membuat prediksi, dan menghasilkan konten baru dengan karakteristik tertentu.
AI generatif adalah salah satu jenis AI yang mampu mempelajari pola dan struktur data yang ada untuk kemudian menciptakan data baru yang memiliki kesamaan karakteristik.
Baca Juga: Penggemar Samsung, Catat! Produsen asal Korsel Itu Pastikan Galaxy AI Hadir di Z Fold 5 dan Z Flip 5
Beberapa contoh populer AI generatif meliputi GPT-3, DALL-E, dan Copilot, yang dapat menghasilkan teks, gambar, serta kode berdasarkan perintah pengguna.
Tidak disangka, AI generatif kini dimanfaatkan dalam kampanye politik. Teknologi ini membantu menciptakan materi kampanye yang disesuaikan dengan target pemilih yang diincar oleh partai politik. Selain itu, AI generatif juga menghemat waktu dan sumber daya dalam proses pembuatan materi kampanye.
Dengan bantuan AI, para kandidat dapat merancang kampanye yang menarik bagi pemilih, terutama generasi muda yang memiliki karakteristik dan preferensi berbeda dari generasi sebelumnya.
Kampanye pemilu 2024 di Indonesia menjadi contoh bagaimana kreativitas dan kontribusi generasi muda menghasilkan konten yang menarik, informatif, dan persuasif.
Salah satu kandidat presiden yang aktif menggunakan teknologi AI dalam kampanyenya adalah pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Pasangan ini meluncurkan foto dan video AI yang menggambarkan wajah Prabowo dan Gibran dalam versi anak kecil, menciptakan citra yang lucu atau 'gemoy' bagi Prabowo, yang berlawanan dengan citranya yang tegas dan berwibawa.
Partai Golkar juga memanfaatkan teknologi deepfake untuk menampilkan sosok almarhum Presiden Soeharto yang menyerukan partisipasi masyarakat dalam pemilu, dengan tujuan mengingatkan kejayaan Orde Baru dan meningkatkan elektabilitas partai tersebut.
Baca Juga: Cara Mudah Update Galaxy S23 Series untuk Nikmati Fitur Galaxy AI
AI dan Generasi Muda
Menurut survei Google Indonesia, 43 persen pengguna AI di Indonesia adalah generasi muda.
Denny Galant, Country Head of Android di Google Indonesia, menyatakan bahwa generasi muda adalah kelompok yang paling adaptif dan responsif terhadap teknologi AI.
"Mereka adalah pengguna awal platform AI generatif, yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari mereka," ungkap Denny Galant dalam sebuah konferensi pers.
Artikel Terkait
Huawei Hadirkan TV Pintar Vision Smart Screen 4 SE dengan Layar 4K, Kamera AI, dan Harga Terjangkau
Apple Segera Hadirkan Chatbot AI ChatGPT di iPhone, Gemini Masih Dipertimbangkan
Meizu 21 Note: Smartphone AI Terbaru dengan Flyme AIOS dan Snapdragon 8 Gen 2!
Inovasi AI dan Snapdragon X Series Hadir di Acer Swift 14 AI, Tingkatkan Produktivitas dan Kreativitas
Realme GT 6 Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi AI dan Performa Snapdragon 8s Gen 3, Ini 7 Hal yang Kamu Harus Tahu
Oppo Reno 12 dan 12 Pro: Smartphone AI yang Siap Mengubah Pengalaman Pengguna, Ini Perbandingannya