PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia telah menyampaikan inisiatif untuk pondok-pondok pesantren di Jawa Timur menampung anak-anak Palestina yang menjadi korban perang di Gaza.
Inisiatif dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu telah ia sampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024.
"Saya juga tawarkan, atas inisiatif Ibu Khofifah Gubernur Jawa Timur dan juga tokoh-tokoh, pimpinan ponpes, siap menampung yatim piatu anak-anak yang kena trauma," ungkapnya.
Usulan itu adalah bagian dari upaya memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina sekaligus mendukung perdamaian abadi di wilayah tersebut.
Ia pun kembali mengatakan bahwa pemerintah sedang mendorong langkah-langkah bersama berbagai pihak, agar Indonesia dapat mengirim tenaga medis untuk mengoperasikan RS lapangan di kawasan Gaza.
Gagasan Khofifah
Sebelumnya Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, menyambut usulan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk mengerahkan pondok-pondok pesantren di Jawa Timur (Jatim) sebagai wadah mendidik anak-anak dari Gaza.
Prabowo mengatakan bakal menyampaikan gagasan tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo.
"Beliau (Khofifah) juga memiliki gagasan untuk menawarkan bahwa Jatim siap menerima 1.000 anak-anak Palestina dan mungkin juga beberapa ibu-ibu yang trauma untuk sementara dididik di pesantren-pesantren Jatim," terang Prabowo di kediamannya Jumat, 7 Juni 2024 saat menerima kedatangan Khofifah beserta Emil Dardak.
Baca Juga: 11 Rekomendasi Destinasi Gratis Terbaik di Sydney Australia
Khofifah dalam kesempatan tersebut juga menyatakan pesantren-pesantren di Jawa Timur siap menerima dan mendidik anak-anak Gaza. Ia memperkirakan adaptasi tidak sulit dilakukan karena penggunaan bahasa Arab yang biasa digunakan di lingkungan ponpes.
"InsyaAllah semua berbasis pesantren, apalagi mereka berbahasa Arab, jadi komunikasi tidak ada masalah. Apa yg bisa kami lakukan, insyaAllah kita akan bangun semaksimal mungkin," kata Khofifah.
Prabowo juga kembali menyatakan sikap Indonesia untuk mendorong gencatan senjata atas konflik yang terjadi di Ukraina dan Palestina.
Prabowo pun merinci kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian, hingga mengevakuasi warga terdampak konflik di Gaza, Palestina.
Artikel Terkait
Prabowo Tegas: Demokrasi Lebih Kuat dengan Sosial Media, Begini Pendapatnya tentang Kritik
Prabowo Janji Membuat Pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri Lebih Murah, Termasuk Turunkan UKT
Megawati Soekarnoputri: Pentingnya Check and Balances dalam Politik PDIP, Begini Sikap Tegas 'Banteng' Terhadap Pemerintahan Prabowo
Prabowo Subianto Menerima Erick Thohir dan Pendiri Emaar Properties UEA, Ternyata Hal Penting Ini yang Para Tokoh Itu Bahas
Prabowo dan Ramos Horta: Momen Persahabatan di Forum IISS Shangri-La
Prabowo Bertemu Zelenskyy di Singapura, Bahas Kolaborasi Pertahanan dan Bantuan Kemanusiaan