Lafran tumbuh menjadi pemberontak dan pindah ke pelbagai sekolah, bahkan sempat menjadi petinju jalanan.
Sementara abangnya, pujangga Sanusi Pane (Aryo Wahab), dan Armijn Pane (Alfie Afandi), mendorong Lafran agar energinya disalurkan dalam bentuk karya.
Saat pendudukan Jepang, Lafran sempat ditahan karena membela para peternak sapi.
Baca Juga: PDI Perjuangan: Film Dirty Vote Suara Kebenaran Dinamika Politik di Lapangan
Ia kemudian dibebaskan setelah ayahnya menebus dengan menyerahkan bus Sibual-buali kepada tentara Jepang.
Semasa kuliah di Jogjakarta, Lafran gelisah melihat kaum muslim terpelajar yang terlalu larut dalam pemikiran sekular, dan melupakan ibadah.
Ia pun mendirikan HMI sebagai wadah untuk berjuang dalam bingkai keislaman dan keindonesiaan serta nonpolitik.
Didukung oleh kekasihnya, Dewi (Lala Karmela), ia pun merelakan HMI dipimpin mahasiswa yang bukan dari Sekolah Tinggi Islam (STI), sebelum kemudian meminta MS Mintaredja (Firandika) dari UGM untuk memimpin HMI.
Ucapan "Saya Lillahi Taala untuk Indonesia..." dari Lafran Pane, sosok yang memiliki daya magis kuat, kini menjadi perekat kuat bagi organisasi yang dibentuknya, Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).
Sejak didirikan pada 5 Februari 1947, HMI telah menjelma menjadi organisasi mahasiswa Islam yang memberikan kontribusi besar dalam memperkuat fondasi keislaman dan keindonesiaan.
Selama 76 tahun, HMI telah menjadi penjaga dua nilai agung, yaitu nilai keumatan dan kebangsaan.
Ini membuka jalan bagi terwujudnya Islam yang rahmatan lil 'alamin, sebuah Islam yang ramah, toleran, dan menghargai persatuan serta perdamaian. ***
Artikel Terkait
FISIP Untan Siap Berkolaborasi dengan HMI Komisariat FISIP, Bangun Karakter Mahasiswa
Korps HMI Wati Komisariat FISIP Cabang Pontianak Gelar Study with Kohati Sosialisasi Kekerasan Seksual
Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa! Ketum HMI Fisip Pontianak Habib Mulyadi: Belum Tentu Efektif
Komisaris BSI Arief Rosyid Hasan Sebut Teladani Spirit Nahdlatut Tujjar untuk Kemandirian Ekonomi Indonesia
Presiden Jokowi Apresiasi Optimisme HMI dan KOHATI untuk Masa Depan Indonesia
Special Screening Film LAFRAN, Arief Rosyid Hasan: Kader HMI di mana pun Harus Bermanfaat Luas untuk Umat dan Bangsa