Bagi Erick, kedatangan Satoru merupakan langkah awal untuk menggali potensi sepakbola putri Merah Putih lebih dalam.
Timnas Putri Indonesia terakhir kali berhasil lolos ke Piala Asia Wanita 2022, meskipun tidak berhasil melaju ke fase gugur.
Baca Juga: PSSI Mengenakan Sanksi kepada Persiraja Banda Aceh karena Pengibaran Bendera Palestina oleh Penonton
Sementara itu, Timnas Putri U-19 berhasil mencapai babak semifinal dalam AFF 2023. Indonesia juga akan menjadi tuan rumah AFC U17 Women Asia Cup pada bulan Mei mendatang.
Meskipun PSSI saat ini fokus pada pengembangan timnas putri, Erick menekankan bahwa pembinaan juga tidak boleh terlupakan.
Untuk mendukung kompetisi atau liga sebagai kunci pembinaan, PSSI sedang menyusun strategi kompetisi wanita dari tingkat usia muda sebelum menggelar Liga 1.
"Diperlukan waktu untuk membangunnya. Salah satu langkah awal adalah dengan menggelar turnamen putri usia muda U10 dan U14 pada akhir bulan ini. Ini merupakan langkah awal yang penting karena pembinaan harus dimulai sejak usia dini, yaitu 9, 12, dan 14 tahun, yang menandakan pondasi pembinaan yang kuat. Kemudian, kami akan membentuk zona-zona yang diikuti oleh klub sehingga turnamen-turnamen ini dapat menjadi landasan kompetisi dan menemukan bakat-bakat sepakbola putri kita," ujar Erick. ***
Artikel Terkait
Prabowo Nostalgia di Acara Alumni AS Relawan Erick Thohir, Nyanyikan Lagu The Beatles dan Rock 60an
Erick Thohir Akui Nonaktif dari Lakpesdam untuk Fokus Menangkan Paslon Nomor 02
Erick Thohir Persilahkan Shin Tae-yong Mundur, Tapi dengan Syarat
Erick Thohir, Pertimbangan yang Tidak Sehat Terkait Transformasi BUMN Menjadi Koperasi
Erick Thohir: Meskipun Harga Minyak Naik, Pertamina Tetap Tak Naikkan Harga BBM
Erick Thohir Beri Jaminan: Harga BBM Aman, Ekonomi Terjaga, Rakyat Sejahtera!