Hukuman Fans Bola di Balik Kekalahan Ganjar-Mahfud

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 19 Februari 2024 | 11:27 WIB
Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023., fans bola Malaysia ikut berkomentar. (Twitter @PSSI)
Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023., fans bola Malaysia ikut berkomentar. (Twitter @PSSI)

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, saat merilis hasil survei pada akhir Agustus 2023 mengungkapkan bahwa calon wakil presiden yang paling cocok mendampingi Ganjar adalah Erick Thohir dengan elektabilitas 17 persen.

Diikuti oleh Sandiaga Uno (13,6 persen), Ridwan Kamil (14,6 persen), AHY (8,8 persen), dan Mahfud Md 6,7 persen.

Bulan berikutnya, survei Polltracking malah menempatkan Mahfud pada urutan ke-7 sebagai calon wakil presiden setelah Erick Thohir (18,6 persen), Sandiaga (15,7 persen), AHY (10,2 persen), Ridwan Kamil (9,1 persen), Muhaimin Iskandar (7,6 persen), Gibran Rakabuming (7,3 persen), dan Mahfud (6,6 persen).

Salah satu alasan PDIP memilih Mahfud adalah keyakinan bahwa ia dapat mendapatkan kembali dukungan dari NU di Jawa Timur, mengingat dia adalah putra daerah, lahir di Sampang, Pulau Madura.

Namun, PDIP terlupa bahwa Mahfud telah tinggal di Yogyakarta selama puluhan tahun.

Tokoh yang memiliki pengaruh kuat di Jatim adalah Khofifah Indar Parawansa.

Selain sebagai gubernur Jatim, Khofifah juga menjabat sebagai Ketua Muslimat NU dan Ketua DPP PBNU.

Pada 10 Januari 2024, ia secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Prabowo-Gibran, meskipun baru resmi bergabung dengan Tim Pemenangan pada 21 Januari.

Berdasarkan survei Desember 2023, elektabilitas Prabowo-Gibran di Jatim berkisar antara 45-46 persen.

Namun, hasil quick count menunjukkan lonjakan suara Prabowo-Gibran menjadi 65-66 persen.

Terlepas dari apakah diakui atau tidak, dukungan dari Khofifah memberikan pengaruh signifikan.

Selain menolak Piala Dunia U-20, Ganjar-Mahfud juga melakukan berbagai blunder dengan terus-menerus mengkritik sejumlah kebijakan pemerintahan Jokowi.

Misalnya, soal food estate, impor pangan, deforestasi, hingga dinasti politik dan rekayasa hukum.

Salah satu peristiwa yang diingat banyak orang adalah ketika Ganjar memberikan nilai 5 bagi penegakan hukum dan HAM di era Presiden Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sarasehan Nasional Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) pada 18 November 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X