Prabowo Minta Maaf Kepada Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud di Akhir Debat Pilpres

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 5 Februari 2024 | 14:08 WIB
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di debat kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Minggu, 4 Februari 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di debat kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Minggu, 4 Februari 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Dalam penutupan debat calon presiden terakhir, Prabowo Subianto, calon nomor urut 2, memilih untuk mengakhiri dengan permintaan maaf kepada calon nomor urut 1 dan 3 serta mengajak pada persatuan.

Dalam konteks kampanye Pilpres 2024, Prabowo mengakui dampak terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga: Kyai Fuad Noerhasan Sidogiri Memvariasi Dua Jari Bersama Khofifah, Berdoa Agar Prabowo Gibran Menang Dalam Satu Putaran

Mewakili paslon nomor urut 2 dan Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada paslon 1 (Anies-Muhaimin) dan paslon 3 (Ganjar-Mahfud) apabila ada hal-hal yang mungkin kurang berkenan selama kampanye.

"Saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, kita baru saja melaksanakan kampanye penuh semangat dan kontestasi. Meskipun kadang-kadang kita menggunakan kata-kata yang keras, itikad kita baik. Saya percaya bahwa ketiga paslon ingin yang terbaik untuk rakyat Indonesia," ujar Prabowo dalam pernyataan penutupnya di sesi debat kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Minggu, 4 Februari 2024.

Gibran Rakabuming Raka, yang mendampingi Prabowo, turut menunjukkan sikap memohon maaf dengan sebuah gestur menunduk.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Prioritaskan Konservasi Alam dan Budaya

Prabowo menjelaskan bahwa perjuangan ketiga paslon bertujuan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia.

Ia menegaskan bahwa mereka semua adalah saudara, mengimbau seluruh elemen dan komponen bangsa untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, terutama kerukunan di antara para pemimpin Indonesia.

"Kita harus membangun dan menegakkan kerukunan, persatuan, dan kekeluargaan di antara semua unsur dan kalangan bangsa Indonesia, terutama kerukunan di antara pemimpin-pemimpin Indonesia. Saya menganggap Mas Anies, Mas Muhaimin, Mas Ganjar, Prof Mahfud adalah saudara-saudara saya sendiri. Kita berjuang untuk bangsa Indonesia, karena cinta kita kepada rakyat Indonesia," tambahnya.

Baca Juga: Hadiri Perayaan Imlek Kadin, Prabowo: Saya akan Melindungi Keragaman Agama dan Etnis

Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin bangsa Indonesia dari presiden ke-1 hingga presiden ke-7 RI.

Menurutnya, mereka semua adalah putra-putri terbaik bangsa yang telah menjaga negara ini.

"Kami berterima kasih kepada semua pemimpin Indonesia, dari Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Ibu Megawati, Pak SBY, hingga Pak Joko Widodo. Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia," kata Prabowo.

Selaras dengan perjuangan para pemimpin sebelumnya, Prabowo berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan tersebut dan menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X