Berdedikasi untuk Mencapai Target Net Zero Emisi, Inilah Langkah-langkah yang Diambil oleh Prabowo Gibran

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 19 Januari 2024 | 16:36 WIB
Komandan Tim Komunikasi TKN, Budisatrio Djiwandono. (Dok. Pontianak Globe)
Komandan Tim Komunikasi TKN, Budisatrio Djiwandono. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Budisatrio Djiwandono, Komandan Tim Komunikasi TKN, menegaskan bahwa Prabowo Gibran memiliki komitmen penuh terhadap percepatan pencapaian target Net Zero emisi rumah kaca.

Budisatrio menyampaikan beberapa langkah yang akan diambil, termasuk penurunan jejak karbon dan air, serta penerapan bioplastik.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Destinasi Gratis Terbaik di Sydney Australia

“Indonesia telah meratifikasi Paris Agreement, dengan target nol emisi pada tahun 2060. Pada tahun 2030, kita memiliki target mengurangi emisi sebesar 31,89%,” ujar Budisatrio kepada wartawan pada Kamis (18/1/24) di Jakarta.

Prabowo Gibran, yang juga pimpinan Komisi IV DPR RI, secara tegas menegaskan komitmennya untuk mencapai target tersebut.

Dia menyatakan bahwa isu lingkungan, terutama dalam konteks pembangunan berkelanjutan, menjadi salah satu dari 17 Program Prioritas dari Pasangan nomor urut 2.

“Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan percepatan pengurangan emisi menjadi prioritas, tercantum dalam visi misi program prioritas ke-11. Tujuannya adalah untuk memastikan generasi mendatang dapat hidup sehat dan nyaman,” jelasnya.

Baca Juga: Panduan Terbaru Membuat Working Holiday Visa Australia

Budisatrio menjelaskan bahwa percepatan pencapaian target Net Zero emisi gas rumah kaca akan dilakukan melalui penurunan jejak karbon (carbon footprint) dan jejak air (water footprint) dari berbagai produk dan aktivitas.

“Penurunan emisi dari jejak karbon kegiatan manusia menjadi yang utama, memerlukan kebijakan dan edukasi. Penggunaan kendaraan umum dan kendaraan listrik rendah emisi bisa menjadi opsi, termasuk peninjauan proses industri makanan dan produk dengan rantai karbon panjang. Ini membutuhkan dukungan penuh,” jelas Budisatrio.

Secara spesifik, Budisatrio menyebutkan tentang penggunaan bioplastik.

Baca Juga: Mandala Shoji Akhirnya Gugat Hotel di Pontianak yang Mengusirnya, Sang Istri Mengakui Masih Trauma dan Sangat Malu

“Tingginya jumlah sampah plastik berkontribusi pada gas rumah kaca. Sejalan dengan visi misi Prabowo Gibran, kami akan mempercepat penggunaan bioplastik sebagai pengganti plastik, dengan tujuan mengurangi emisi,” terangnya.

Lebih lanjut, Budisatrio menyatakan bahwa percepatan pencapaian tersebut juga akan direalisasikan melalui peningkatan pengelolaan tanah, air, dan hutan secara lestari.

“Sektor kehutanan dan pertanian menjadi penyumbang emisi karbon terbesar. Oleh karena itu, pengelolaan tanah, air, dan hutan secara lestari sangat diperlukan. Hutan seharusnya menjadi penyerap karbon, bukan sumber karbon melalui kebakaran hutan. Ini menjadi fokus perhatian,” tambah politisi Gerindra tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X