Gunung Marapi di Sumatera Barat Meletus, Kolom Abu Mencapai Ketinggian 3.000

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 3 Desember 2023 | 20:44 WIB
Begini lah kondisi pascahujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi yang terjadi di wilayah Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu, 3 Desember 2023. (Pontianak Globe/Pusdalops BPBD Kabupaten Agam)
Begini lah kondisi pascahujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi yang terjadi di wilayah Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu, 3 Desember 2023. (Pontianak Globe/Pusdalops BPBD Kabupaten Agam)

Mereka diimbau untuk selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker saat keluar rumah untuk mengurangi dampak abu vulkanik pada kesehatan.

Selain itu, penting untuk mengamankan sumber air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

PVMBG-Badan Geologi akan terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi Sumatera Barat, BPBD Kabupaten Agam, dan BPBD Kabupaten Tanah Datar dalam menyediakan informasi terkini tentang aktivitas Gunung Marapi.

Rentetan Erupsi Gunung Marapi

Gunung Marapi merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Pulau Sumatera.

Sejarah kejadian mencatat bahwa gunungapi ini pernah meletus pada tanggal 8 September 1830, mengeluarkan awan abu-abu setebal 1.500 m di atas kawahnya, disertai suara gemuruh.

Pada tanggal 30 April 1979, letusan Gunung Marapi menyebabkan 60 orang meninggal dunia, dengan 19 pekerja penyelamat terperangkap oleh tanah longsor.

Peningkatan aktivitas terlihat pada akhir tahun 2011 hingga awal tahun 2014, dengan letusan yang mengeluarkan abu dan awan hitam.

Pada akhir tahun 2011, abu tersebut terbawa angin hingga mencapai Kabupaten Padang Pariaman.

Pada tanggal 26 Februari 2014, Gunung Marapi meletus pada pukul 16.15 WIB, melepaskan sejumlah material hingga mencapai wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

Terakhir, pada tanggal 7 Januari 2023, Gunung Marapi kembali meletus pada pukul 06.11 WIB.

Saat letusan terjadi, beberapa pendaki diketahui masih berkemah, meskipun telah ada imbauan untuk tidak mencapai puncak. ***

Suka artikelnya? Yuk traktir kopi
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: bnpb.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lihat Semua

Terpopuler

X