Gunung Kerinci di Jambi Erupsi, Ini Jalur Penerbangan yang Wajib Dihindari

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 11 Januari 2023 | 13:38 WIB
Gunung Kerinci di Jambi Erupsi, ketinggian abu mencapai 900 meter. Dihimbau agar penerbangan tidak melintas di wilayah gunung Kerinci. (Instagram)
Gunung Kerinci di Jambi Erupsi, ketinggian abu mencapai 900 meter. Dihimbau agar penerbangan tidak melintas di wilayah gunung Kerinci. (Instagram)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAMBI -- Gunung Kerinci di Provinsi Jambi mengalami erupsi, Rabu 11 Januari 2023. Erupsi dengan ketinggian abu teramati mencapai 900 meter.

BACA JUGA: Apakah Ada Perebutan Juara 3 di Piala AFF 2022 Timnas Indonesia vs Malaysia? Final AFF Thailand vs Vietnam

"Pagi ini erupsi Gunung Kerinci lagi. Ini menjadi erupsi dengan abu tertinggi sepanjang kejadian erupsi sejak beberapa bulan lalu," terang Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci Irwan Safwan, kepada wartawan, di Jambi.

BACA JUGA: 12 Januari 2023, Layanan Umrah Lion Air Langsung Dari Aceh ke Madinah-Jeddah

Menurutnya, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur. Yaitu ke Kerinci dan Solok Selatan.

Adapun erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 8 menit 20 detik.

BACA JUGA: Lansia Naik Haji Jangan Khawatir, Kemenag Siapkan Petugas dengan Kemampuan Khusus untuk Mendampingi

Saat ini gunung tertinggi di Sumatera tersebut masih berada dalam status level dua atau waspada.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat sekitar Gunung Kerinci dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunung di dalam radius tiga km dari kawah aktif.

"Sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih mempunyai potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan," pungkasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X