Pemerintah Perpanjang Pemberian Bantuan Beras Hingga Juni 2024

photo author
Castilo Gagas Panamuan, Pontianak Globe
- Rabu, 8 November 2023 | 05:30 WIB
Presiden Joko Widodo menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang membahas soal perpanjangan penyaluran bantuan pangan pada Senin, 6 November 2023, di Istana Merdeka Jakarta.  (Pontianak Globe/BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang membahas soal perpanjangan penyaluran bantuan pangan pada Senin, 6 November 2023, di Istana Merdeka Jakarta. (Pontianak Globe/BPMI Setpres)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo telah memimpin rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Senin, 6 November 2023, di Istana Merdeka Jakarta, untuk membahas perpanjangan penyaluran bantuan pangan.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang penyaluran bantuan pangan berupa beras hingga Juni 2024.

Baca Juga: Putusan MKMK: Terbukti Melanggar Kode Etik Berat Anwar Usman Diberhentikan Sebagai Ketua MK

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, "Jadi tadi sudah diputuskan bahwa bantuan sosial berupa beras akan diperpanjang hingga bulan September, Oktober, November, kemudian diperpanjang hingga Desember.

Selanjutnya, pada Januari, Februari, dan seterusnya hingga portal kedua tahun 2024, yaitu Maret, April, Mei, Juni."

Zulkifli juga menekankan bahwa saat ini persediaan beras pemerintah masih berada dalam keadaan aman.

Baca Juga: Liga Champions: Kalah di Der Klassiker, Dortmund Akan Jadikan Newcastle Pelampiasan

Dia menegaskan bahwa beras impor akan terus masuk hingga bulan Januari mendatang, sehingga total stok beras pemerintah akan mencapai hampir 2 juta ton.

Hal ini memberikan kepastian terkait ketersediaan beras yang mencukupi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa penyaluran bantuan pangan telah sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Liga Champions: Jamu PSG di Kandang, AC Milan Bertekad Menang Meski Terseok-seok dan Juru Kunci

Pada bulan September 2023, penyaluran mencapai 94,95 persen, bulan Oktober mencapai 94,89 persen, dan pada bulan November mencapai 18,45 persen.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa Badan Urusan Logistik (Bulog) memerlukan tambahan anggaran sekitar Rp19,1 triliun.

Tambahan anggaran tersebut terdiri dari tahap pertama sebesar Rp7,9 triliun, tahap kedua Rp8,4 triliun, serta anggaran untuk distribusi dan komponen lainnya senilai Rp2,8 triliun.

Baca Juga: AFC Cup: Coach Teco Tegaskan Bali United Siap Balas Kekalahan Lawan Wakil Australia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BPMI Setpres

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X