Pengamat Politik Nilai Erick Thohir Pilihan Paling Rasional Cawapres untuk Rebut Suara Jatim, NU dan Perempuan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 18 Oktober 2023 | 21:26 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir ziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan para kyai di Jawa Timur. (Dok. Pontianak Globe)
Menteri BUMN Erick Thohir ziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan para kyai di Jawa Timur. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kontroversi seputar batas usia Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) berakhir dengan diputuskannya permohonan yang diajukan oleh Mahasiswa Universitas Surakarta (UNS) Almas Tsaqibbirru dalam Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023.

Dalam putusan tersebut, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan yang menguji Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu).

Pada Senin, 16 Oktober 2023, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman membacakan putusan tersebut di Ruang Sidang Pleno MK.

Baca Juga: Raffi Ahmad Unggah Erick Thohir Urus SKCK Cawapres. Sinyal Kuat Berpasangan dengan Prabowo

Anwar menyampaikan bahwa permohonan Pemohon sebagian diakui, menyatakan bahwa Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang menyebutkan "berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun" bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, kecuali jika dimaknai sebagai "berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum, termasuk pemilihan kepala daerah."

Setelah berakhirnya kontroversi tersebut, Direktur Political Education Center, Holili, mengeluarkan pernyataan menarik mengenai Erick Thohir dan hubungannya dengan warga Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Dari Singapura, Luhut Binsar Pandjaitan Puji Erick Thohir Mampu Menjalankan Tugas Menko Marves Secara Maksimal

Holili menyatakan bahwa meskipun Erick Thohir belum lama bergabung dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), ia telah membuktikan pengabdian dan kontribusinya yang luar biasa kepada warga NU.

Prestasinya sebagai Ketua Panitia dalam penyelenggaraan Resepsi 1 Abad NU menjadi bukti kinerja profesional dan cekatan Erick Thohir.

Namun, Holili juga menegaskan bahwa dalam kalangan kaum muda NU, pemilihan pemimpin tidak hanya didasarkan pada latar belakang NU semata.

Baca Juga: Naturalisasi Nathan Tjoe-A-On Segera Dikebut, Erick Thohir Proyeksi Debut Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Anak muda NU memberikan prioritas pada profesionalitas, kemampuan komunikasi, kapasitas, dan integritas personal calon pemimpin.

Erick Thohir diakui sebagai salah satu calon dengan elektabilitas tertinggi di Jawa Timur.

Hal ini tidak terlepas dari penilaian positif masyarakat terhadap kinerjanya dalam memperbaiki pemerintahan sebagai Menteri BUMN dan upayanya dalam memajukan sepakbola tanah air sebagai Ketua PSSI.

Bahkan, ketika Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, sakit dan harus menjalani perawatan di Singapura, Erick Thohir dipercayakan oleh Presiden Jokowi untuk menggantikan perannya sebagai Menteri Marinvest ad Interim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X