PONTIANAKGLOBE.COM -- Orangtua, perhatikan! Jika Anda merokok, ada kemungkinan Anda dapat memengaruhi anak remaja Anda.
Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa remaja yang orang tuanya perokok lebih cenderung mencoba rokok elektrik.
Penelitian yang dipresentasikan oleh European Respiratory Society International Congress di Barcelona, Spanyol, menunjukkan bahwa remaja yang orang tuanya merokok sekitar 55 persen lebih mungkin mencoba rokok elektrik dan sekitar 51 persen lebih mungkin mencoba merokok.
"Kami dapat melihat bahwa jumlah remaja yang menggunakan rokok elektrik berubah dengan cepat, jadi kami perlu terus memantau situasi di Irlandia dan di seluruh dunia. Kami juga berencana mempelajari media sosial untuk memahami bagaimana hal ini memengaruhi vaping anak perempuan dan laki-laki. perilaku," kata penulis utama Joan Hanafin dari University College Cork.
BACA JUGA: BMKG Bagi Zona Rawan Gempa Cianjur, Zona Ini Dilarang Bangun Rumah
Para peneliti juga menemukan bahwa proporsi yang telah mencoba rokok elektrik telah meningkat secara dramatis dan meskipun anak laki-laki lebih cenderung menggunakan rokok elektrik, tingkat penggunaan di kalangan anak perempuan meningkat lebih cepat.
Untuk penelitian tersebut, tim memeriksa data 6.216 anak berusia 8 tahun, termasuk informasi apakah orang tua mereka merokok saat mereka tumbuh dewasa. Para remaja ditanya apakah mereka merokok atau menggunakan rokok elektrik.
Tim juga menggabungkan beberapa kumpulan data Irlandia untuk memberikan analisis paling komprehensif tentang penggunaan rokok elektrik remaja di Irlandia, dengan informasi lebih dari 10.000 remaja Irlandia (berusia 16 hingga 17), untuk melihat jumlah keseluruhan remaja yang mencoba atau secara teratur menggunakan rokok elektrik. e-rokok dan bagaimana hal ini berubah dari waktu ke waktu.
Ini menunjukkan bahwa proporsi yang mencoba rokok elektrik meningkat dari 23 persen pada 2014 menjadi 39 persen pada 2019.
BACA JUGA: Semur Gurame Pucung, Cocok Dimasak saat Week End
Alasan utama yang diberikan remaja untuk mencoba rokok elektrik adalah rasa ingin tahu (66 persen) dan karena teman-teman mereka melakukan vaping (29 persen).
Hanya 3 persen yang mengatakan berhenti merokok.
Artikel Terkait
Pemerintah Naikkan Cukai Rokok Elektrik Sebesar 15% pada 2023 dan 2024
Harga Rokok Tembakau Dipastikan Naik Menyusul Naiknya Tarik Cukai Hasil Tembakau Sebesar 10 Persen
Rokok Filter Dominan Sumbang Inflasi Kalbar, November 2022 Naik
Pemerintah Berencana Melarang Penjualan Rokok Batangan, Presiden: Untuk Kesehatan Masyarakat
Hindari Selagi Bisa. Asap Rokok Elektrik Berbahaya untuk Orang yang Menghirupnya atau Perokok Pasif