PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Tanaman kratom kini banyak dibudidayakan petani di Indonesia, khususnya di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Budidaya tanaman kratom (Mitragyna speciosa) menjadi perhatian banyak petani, terutama di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Baca Juga: Tablet Rp1,9 Juta dari Advan, Sketsa 3 Tawarkan Paket Lengkap untuk Pelajar dan Konten Kreator
Kratom dikenal karena khasiatnya yang diklaim bisa memberikan efek stimulan hingga relaksasi, namun juga memicu pro dan kontra soal legalitasnya.
Berikut panduan lengkap budidaya tanaman kratom dalam lima tahap utama:
1. Pembibitan
Pembibitan dimulai dengan menjemur buah kratom selama kurang lebih dua jam.
Setelah kering, biji akan terpisah dari buah dan dapat langsung disemaikan ke dalam wadah berisi tanah subur.
Pastikan media semai tetap lembap hingga benih tumbuh.
2. Pengolahan Lahan
Lahan harus dibersihkan dari gulma menggunakan sabit atau parang. Lubang tanam dibuat dengan diameter sekitar 10 cm.
Jarak tanam bisa bervariasi, tergantung kebutuhan dan kondisi lahan, mulai dari 1x1 meter, 2x2 meter, hingga 2x4 meter.
3. Pemeliharaan Tanaman
Pemeliharaan dilakukan dengan membabat gulma setidaknya tiga kali setahun, atau sesuai dengan kondisi lahan.