Cara Budidaya Kratom, Tanaman Kontroversial yang Bisa Jadi Ladang Cuan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 11 April 2025 | 05:05 WIB
Daun kratom dan remahannya yang sudah diolah dalam bentuk bubuk. Kabupaten Kapuas Hulu di Kalbar menjadi daerah paling banyak menghasilkan daun kratom.
Daun kratom dan remahannya yang sudah diolah dalam bentuk bubuk. Kabupaten Kapuas Hulu di Kalbar menjadi daerah paling banyak menghasilkan daun kratom.

Saat tanaman berumur sekitar 2,5 tahun dan mulai tumbuh tinggi, batang utama dipotong untuk merangsang percabangan dan memudahkan proses panen.

Baca Juga: Catat! 5 Rekomendasi HP Infinix Harga Rp1 Jutaan Edisi April 2025, Infinix Smart 9 HD Termurah

4. Panen

Panen pertama biasanya dilakukan saat tanaman berusia 6 bulan dan tingginya mencapai sekitar 1 meter.

Petani memetik daun yang sudah tua dan menyisakan 4–6 helai daun muda di bagian pucuk agar tanaman tetap tumbuh optimal.

5. Pasca Panen

Hasil panen kratom dijual dalam bentuk daun segar, remahan, atau serbuk.

Proses pasca panen dilakukan secara sederhana: daun dicuci bersih, lalu dijemur langsung di bawah sinar matahari hingga kering sempurna. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X