Menghirup uap air yang dicampur dengan garam Himalaya dipercaya dapat meredakan gejala penyakit pernapasan kronis, seperti PPOK.
Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.
Selain manfaat di atas, garam Himalaya juga diklaim dapat mendukung fungsi otot, saraf, dan bahkan membantu mengatasi masalah kulit.
Baca Juga: Insting Predator Wayne Rooney Ternyata Belum Habis! Cetak Gol Indah di Laga Amal Legenda Man United
4. Cara Aman Menggunakan Garam Himalaya
Walaupun kandungan nutrisi garam Himalaya tidak jauh berbeda dengan garam dapur, garam ini tidak diperkaya yodium, sehingga penting untuk mendapatkan yodium dari sumber makanan lain.
Batasi konsumsi harian garam untuk menghindari risiko tekanan darah tinggi yang dapat memicu penyakit kardiovaskular, seperti gagal jantung dan stroke.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat atau dosis garam yang tepat sesuai kondisi kesehatan, berkonsultasilah dengan dokter. ***