Garam Himalaya vs Garam Biasa Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan? Ini Dia Jawabannya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 9 September 2024 | 08:54 WIB
Garam Himalaya  (Tangkap Layar Channel YouTube KabarPedia)
Garam Himalaya (Tangkap Layar Channel YouTube KabarPedia)

Menghirup uap air yang dicampur dengan garam Himalaya dipercaya dapat meredakan gejala penyakit pernapasan kronis, seperti PPOK.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.

Selain manfaat di atas, garam Himalaya juga diklaim dapat mendukung fungsi otot, saraf, dan bahkan membantu mengatasi masalah kulit.

Baca Juga: Insting Predator Wayne Rooney Ternyata Belum Habis! Cetak Gol Indah di Laga Amal Legenda Man United

4. Cara Aman Menggunakan Garam Himalaya

Walaupun kandungan nutrisi garam Himalaya tidak jauh berbeda dengan garam dapur, garam ini tidak diperkaya yodium, sehingga penting untuk mendapatkan yodium dari sumber makanan lain.

Batasi konsumsi harian garam untuk menghindari risiko tekanan darah tinggi yang dapat memicu penyakit kardiovaskular, seperti gagal jantung dan stroke.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat atau dosis garam yang tepat sesuai kondisi kesehatan, berkonsultasilah dengan dokter. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Alodoc.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X