Penyakit ini biasanya berlangsung selama 2 hingga 4 minggu. Di Afrika, cacar monyet telah terbukti menyebabkan kematian pada sekitar 1 dari 10 orang yang terinfeksi.
Pencegahan Cacar Monyet Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah infeksi virus cacar monyet, antara lain:
- Hindari kontak dengan hewan yang berpotensi menjadi reservoir virus, termasuk hewan yang sakit atau ditemukan mati di wilayah yang dilanda cacar monyet.
- Jauhi kontak dengan barang-barang yang pernah bersentuhan dengan hewan yang sakit.
- Isolasi pasien yang terinfeksi dari individu lain yang mungkin berisiko tertular.
- Selalu cuci tangan dengan baik setelah kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.
- Gunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien yang terinfeksi.
- Pastikan daging dimasak dengan sempurna sebelum dikonsumsi.
Meskipun belum ada laporan kasus cacar monyet di Indonesia, tetap penting untuk tetap waspada dan berhati-hati.
Jika Anda mengalami gejala dan tanda seperti yang disebutkan di atas, segera laporkan ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk pengobatan yang tepat. ***
Artikel Terkait
Atasi Penyakit Difteri Dengan Imunasi Cegah Penyebarluasan Virus, Siapa Saja Penerimanya?
Terungkap Binatang Inilah Pemicu Asal Muasal Virus Corona di Wuhan. Ternyata Bukan Kelelawar
Singapura Kembali Dilanda Virus Covid-19. Sekitar 30 Persen Kasus Berupa Infeksi Ulang
Virus Zombie yang Terperangkap Selama 48.500 Tahun di Permafrost Dihidupkan Kembali. Ini Ancaman bagi Manusia
Apa Itu Rabies atau Penyakit Anjing Gila ? Ternyata Ini Sejarah Rabies di Indonesia dan Sifat Virus Rabies
Ternyata Rabies Masuk ke Indonesia Sejak Tahun 1884, Begini Alasan Virus Ini Sangat Mematikan
Apa itu Virus Nipah yang Sedang Melanda Negara India? Berikut Gejalanya