PONTIANAKGLOBE.COM, SAMARINDA -- Di tengah perubahan pesat yang dibawa oleh teknologi, penting bagi kita untuk memastikan bahwa kesempatan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) tidak hanya terbuka untuk sebagian kecil dari populasi.
Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) bersama dengan ORICA berkolaborasi dalam menjalankan program Women Engineers, sebuah langkah progresif dalam memperluas meningkatkan partisipasi perempuan dalam industri STEM, khususnya di sektor pertambangan.
Baca Juga: Pelantikan Panitia Pembangunan Pastoran Paroki Sambas
Menanggapi proyeksi Presiden Indonesia, Jokowi, bahwa industri 4.0 membutuhkan 9 juta talenta digital pada tahun 2030, YCAB dan ORICA bertekad untuk mengubah paradigma dengan menghadirkan kesempatan yang sama bagi siswa perempuan di bidang STEM.
Saat ini, hanya 2 persen dari siswa perempuan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis STEM di Indonesia. Statistik ini menunjukkan kesenjangan gender yang signifikan dalam industri yang semakin penting ini.
Melalui program Women Engineers, YCAB dan ORICA bertujuan untuk menginspirasi 100 guru Sains di SMA/SMK sederajat dan 7.000 siswi SMA/SMK sederajat di area Kalimantan Timur, terutama di Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Kutai Timur.
Program ini akan berlangsung selama 3 tahun dan menghadirkan pelatihan dan bimbingan bagi para peserta.
Baca Juga: San Agustin Landak Perkenalkan Budaya Kerja Baru In House Training
Program Women Engineers menawarkan pendekatan yang inovatif dan menarik dalam membuka wawasan siswi tentang karir di industri bidang pertambangan yang ramah terhadap perempuan.
Dengan menggunakan gamifikasi, para peserta akan diajak untuk belajar dan berinteraksi secara online melalui perangkat komputer atau ponsel dengan koneksi internet stabil.
Tujuan dari program ini adalah tidak hanya untuk memberikan wawasan yang lebih luas tentang karir di bidang pertambangan, tetapi juga untuk memotivasi siswi untuk mengejar karir di bidang STEM, khususnya di sektor pertambangan.
Melalui pengalaman belajar yang menarik dan interaktif, diharapkan minat siswi SMA/SMK sederajat terhadap bidang STEM akan meningkat.
Baca Juga: Struktur dan Fungsinya dalam Stabilitas Tulang Belikat
"Program Women Engineers ini sangat menyenangkan dan edukatif, menggabungkan cara belajar sambil bermain, memperkenalkan pengalaman baru yang jarang di temui di sekolah, sekaligus membantu saya mengejar cita - cita saya melalui kegiatan yang inspiratif dan bermanfaat" ujar Sabrina siswi SMA 1 Tenggarong
Pelatihan program Women Engineers yang dilaksanakan pada tanggal 4 - 5 Mei di MAN 1 Kutai Kartanegara dan SMAN 1 Tenggarong adalah langkah nyata dalam mendukung tujuan kesetaraan gender dan peningkatan partisipasi perempuan di bidang STEM.
Artikel Terkait
Waspada! Marak Kasus Penipuan Mengatasnamakan Promedia Mengemuka di Lini Masa Media Sosial. Pospro Teknologi Indonesia Bukan Bagian Promedia Teknologi
Jaringan Pemred Promedia atau JPP Gelar Audiensi dengan Dewan Pers Bahas Publisher Rights, Ini Hasilnya
Bank Jateng Apresiasi Komitmen Promedia Teknologi: Wujudkan Media Daring yang Sehat dan Berkualitas
Berkunjung ke Ayo Media dan Promedia Teknologi: Pj Gubernur Sumsel Ajak Media Lawan Berita Hoaks dan Bangun Citra Baik
Ayo Media Network dan Promedia Siap Bawa 1.200 Jaringan Media Promosikan Wisata Sumsel ke Seluruh Indonesia
Tuangkan Semangatmu dalam Kata-Kata di ‘Writing Competition Kolaborasi Promedia dengan Yamaha’ dan Dapatkan Hadiah Menarik!