PONTIANAKGLOBE.COM, JAMBI -- Dunia pendidikan di Kota Jambi tengah berduka setelah seorang siswa SMP berusia 14 tahun meninggal dunia usai terlibat perkelahian dengan pelajar lain di kawasan Jalan Imam Bonjol, Telanaipura.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut bermula ketika korban terlibat duel dengan seorang pelajar lain yang berusia 13 tahun.
Baca Juga: Mencabut Perda Karhutla: Sesat Data dan Cacat Hukum
"Situasi berubah hingga korban terlibat perkelahian dengan pelaku," tulis akun Instagram @jambisharing pada Minggu (23/8/2026).
"Setelah itu, korban dilaporkan mengalami kondisi darurat dan segera dibawa ke RS Kambang untuk mendapatkan pertolongan medis," lanjut keterangan tersebut.
Korban sempat berada dalam kondisi kritis setelah perkelahian. Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena duel diduga telah disepakati oleh kedua pihak sebelumnya.
Namun, korban yang berusia 14 tahun kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
"Berdasarkan keterangan dokter jaga, korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit," ungkap unggahan tersebut.
Lantas, bagaimana kronologi perkelahian antarsiswa tersebut?
Dua Kelompok Pelajar Sepakat Cari Lawan Duel
Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Husni Abda mengatakan perkelahian terjadi di kawasan Jalan Imam Bonjol, Telanaipura, Kota Jambi, pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Bang Japar Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta, Ajak Warga Hindari Provokasi
Menurut Husni, sebelum perkelahian terjadi, teman dari masing-masing pihak terlebih dahulu mencari lawan untuk melakukan duel satu lawan satu.
"Ada salah satu teman dari pelaku dan mengirim pesan kepada teman korban untuk mencari lawan," ungkap Husni dalam keterangan resminya, Sabtu (22/8/2026).
"Kemudian kedua pihak ini sepakat bertemu di TKP," sambungnya.