“Puji Tuhan, terima kasih atas kedatangan kawan-kawan Jiki dari Pontianak ini. Terima kasih sudah merepotkan hingga datang membawa sembako untuk Jiki,” ujarnya dengan suara terbata-bata.
Bruder Stephanus Paiman OFMCap yang secara langsung mengoordinasikan kegiatan tersebut mengatakan, informasi mengenai kondisi Jiki diperoleh dari Bro Judi Tatto.
Baca Juga: Menembus Batas Altar, Kiprah Kemanusiaan Tanpa Sekat Bruder Stephanus Paiman OFM Cap
Menurutnya, pelaksanaan TMP ke-8 di Jelimpo menjadi momentum yang tepat untuk mengunjungi Jiki sekaligus menyalurkan bantuan dari para donatur.
“Informasi tentang sakitnya Jiki kami dapat dari Bro Judi Tatto. Karena momennya pas dengan kegiatan TMP ke-8 di Jelimpo, kami gunakan kesempatan ini untuk mengunjungi Bro Jiki,” kata Bruder Stephanus.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk penyaluran berkat dari para donatur kepada Jiki.
Menurutnya, nilai bantuan bukan semata-mata dilihat dari jumlah atau bentuk materi yang diberikan, melainkan dari ketulusan orang-orang yang ikut berbagi.
“Prinsipnya kami hanya menyalurkan berkat dari para donatur hingga sampai kepada Bro Jiki. Jangan dilihat dari sisi materinya, tetapi keikhlasan dan ketulusan hati, itu yang penting,” tutur tokoh kemanusiaan tersebut sambil tersenyum.
Bruder Stephanus juga memberikan semangat kepada Jiki agar tetap memiliki harapan dan tidak menyerah menghadapi kondisi yang dialaminya.
“Semangat, Bro Jiki. Kita sama. Saya juga pada 2023 mengalami kecelakaan lalu lintas yang sama di Sabah, Malaysia. Namun, dengan semangat pantang menyerah serta campur tangan Allah dalam doa-doa, maka saya masih bisa berdiri di sini,” tambahnya. ***